Unismuh Makassar Perkuat Tata Kelola dan Tampilan Jurnal Ilmiah

  • 01 Okt 2026 19:34 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, MAKASSAR — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar memperkuat kualitas tata kelola publikasi ilmiah melalui Pelatihan Penataan dan Optimalisasi Tampilan Jurnal Pujia, Kamis, 1 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Rektor, Lantai 16 Gedung Iqra Unismuh Makassar, tersebut diikuti para pengelola jurnal di lingkungan universitas.

Ketua Divisi Jurnal dan Publikasi Unismuh Global Excellence Center (UGEC), Muhammad Amin Said, yang menjadi narasumber mengatakan, kualitas jurnal ilmiah tidak hanya ditentukan oleh mutu artikel yang diterbitkan. Menurutnya, profesionalitas jurnal juga tercermin dari tata kelola, kelengkapan informasi, identitas, tampilan, serta kemudahan akses bagi penulis dan pembaca. “Jurnal yang baik tidak hanya berbicara tentang kualitas artikel. Tata kelola, kelengkapan informasi, identitas jurnal, tampilan, dan kemudahan akses juga menjadi bagian penting dari profesionalitas sebuah jurnal ilmiah,” ujar Amin.

Dalam pelatihan, para pengelola diarahkan menata tampilan jurnal secara sistematis dan konsisten. Identitas jurnal perlu ditampilkan secara jelas agar pengguna dapat memahami fokus dan ruang lingkup jurnal, informasi penerbitan, hingga berbagai panduan yang dibutuhkan. Penataan tersebut juga dipandang sebagai bagian dari pelayanan akademik, bukan sekadar unsur estetika pada laman jurnal.

Kemudahan akses menjadi perhatian lain dalam pengelolaan jurnal. Informasi mengenai fokus dan ruang lingkup, pedoman penulisan, proses editorial, serta berbagai informasi penerbitan diharapkan dapat ditemukan pengguna dengan cepat. Amin menilai pengelola memiliki peran penting dalam memastikan setiap unsur tersebut tersaji secara konsisten sehingga jurnal semakin mudah digunakan oleh komunitas akademik.

Pelatihan juga menjadi ruang peningkatan kapasitas pengelola jurnal di lingkungan Unismuh Makassar. Amin mengatakan ketelitian dan konsistensi diperlukan karena setiap unsur dalam pengelolaan jurnal saling berkaitan dengan kredibilitas publikasi. “Pengelola jurnal memiliki peran yang sangat menentukan. Karena itu, penataan harus dilakukan secara konsisten agar jurnal semakin profesional, mudah digunakan, dan mampu memberikan pelayanan yang baik kepada komunitas akademik,” katanya.

Ketua UGEC Unismuh Makassar, Prof. Hartono Bancong, mengatakan pengelola jurnal memiliki posisi strategis dalam membangun budaya akademik universitas. Menurutnya, jurnal tidak hanya menjadi tempat menerbitkan artikel, tetapi juga ruang diseminasi hasil penelitian dan memperluas visibilitas karya ilmiah sivitas akademika. “Kami berharap pengelola jurnal terus meningkatkan kualitas tata kelola. Semakin baik jurnal kita dikelola, semakin besar pula peluang karya-karya akademik dosen dan peneliti Unismuh menjangkau komunitas ilmiah yang lebih luas,” ungkap Hartono.

Penguatan tata kelola jurnal menjadi bagian dari upaya Unismuh Makassar membangun ekosistem publikasi ilmiah yang profesional, tertata, dan adaptif terhadap perkembangan digital. Langkah tersebut juga mendukung SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui penguatan budaya akademik dan diseminasi pengetahuan, serta SDG 9 terkait penguatan ekosistem riset, inovasi, dan infrastruktur pengetahuan berbasis digital. Melalui pengelolaan jurnal yang semakin baik, hasil penelitian diharapkan tidak berhenti sebagai dokumen akademik, tetapi dapat diakses dan dimanfaatkan lebih luas oleh masyarakat ilmiah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....