Diikitu 278 Peserta, Ketua Forum Ungkap Peran SPI Sebagai Reviewer
- 29 Sep 2026 13:55 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Universitas Negeri Makassar (UNM) menjadi tuan rumah Forum Satuan Pengawas Internal (SPI) Nasional 2026 yang mempertemukan 95 perguruan tinggi negeri (PTN) dari berbagai daerah di Indonesia. Forum SPI yang digelar di Menara Phinisi UNM, Selasa 29 September 2026, diikuti 278 peserta dari PTN, perguruan tinggi negeri badan hukum (PTN-BH), serta perguruan tinggi keagamaan negeri.
Pertemuan tersebut menjadi wadah bagi SPI perguruan tinggi untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan pertukaran pengalaman dalam menjalankan fungsi pengawasan internal. Forum SPI juga diarahkan untuk meningkatkan kapasitas pengawasan guna mendukung tata kelola perguruan tinggi yang tertib, transparan, akuntabel, dan berintegritas.
Ketua Forum SPI Indonesia, Jamaluddin, mengatakan SPI memiliki fungsi utama melakukan review terhadap tata kelola sekaligus memberikan laporan, masukan, dan rekomendasi kepada pimpinan perguruan tinggi. “Kami bersifat review, memberikan laporan, memberikan masukan ke pimpinan untuk bagaimana supaya tata kelola itu betul-betul bisa diberikan rekomendasi,” jelas Jamaluddin.
Menurut Jamaluddin, SPI tidak memiliki kewenangan untuk menentukan pelaksanaan atas rekomendasi yang diberikan karena keputusan tetap berada di tangan pimpinan perguruan tinggi. “Jadi SPI hanya memberikan rekomendasi, pelaksanaannya itu pimpinan,” ujarnya.
Dalam menjalankan tugasnya, SPI menjadi bagian dari sistem tata kelola yang bekerja bersama fakultas, jurusan, program studi, serta unit kerja lainnya. Jamaluddin mengatakan masukan dari berbagai unsur tersebut menjadi bahan yang kemudian diolah SPI untuk disampaikan kepada pimpinan sebagai rekomendasi.
Jamaluddin menyebut tantangan yang dihadapi SPI terus berkembang seiring semakin kompleksnya pengelolaan perguruan tinggi. “Dulu SPI itu mencari masalah, sekarang menjadi partner,” katanya, menggambarkan perubahan pendekatan pengawasan dari sekadar menemukan persoalan menuju pola kerja yang lebih kolaboratif.
Perubahan tersebut membuat SPI semakin terbuka dalam membangun komunikasi dengan pimpinan maupun unit kerja ketika menemukan persoalan tata kelola. “Dulu dipandang SPI itu musuh, kalau sekarang malah menjadi kawan,” ujar Jamaluddin.
Menurut dia, apabila persoalan tidak dapat diselesaikan di tingkat internal perguruan tinggi, SPI dapat melakukan koordinasi dengan Inspektorat Jenderal maupun lembaga pengawasan lainnya. Mekanisme tersebut menjadi bagian dari upaya memperoleh pembinaan dan rekomendasi dalam menyelesaikan persoalan yang ditemukan.
SPI juga memiliki tugas mengawal tindak lanjut atas temuan yang berasal dari berbagai lembaga pemeriksa dan pengawas. Jamaluddin menyebut lembaga tersebut antara lain Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta Inspektorat Jenderal.
Pengawalan terhadap tindak lanjut temuan menjadi salah satu bagian penting dalam memastikan rekomendasi pengawasan tidak berhenti pada laporan. “Pada prinsipnya tantangan terberatnya adalah bagaimana kami mengawal perguruan tinggi itu supaya bisa berintegritas,” tegas Jamaluddin.
Forum SPI Nasional 2026 di UNM sekaligus menjadi ruang bagi para pengawas internal perguruan tinggi untuk menyamakan pemahaman mengenai fungsi dan peran SPI dalam tata kelola institusi. “Kami bersifat review, memberikan laporan, memberikan masukan ke pimpinan,” kata Jamaluddin, menegaskan posisi SPI sebagai bagian dari mekanisme pengawasan internal perguruan tinggi.
Melalui forum tersebut, pertukaran pengalaman antarkampus diharapkan dapat memperkuat pola pengawasan yang lebih terbuka dan kolaboratif. Jamaluddin kembali menekankan bahwa pengawasan internal pada akhirnya diarahkan untuk membantu perguruan tinggi menjaga tata kelola dan integritas institusi.
Meta deskripsi
Forum SPI Nasional 2026 di UNM diikuti 278 peserta dari 95 PTN untuk memperkuat fungsi pengawasan internal dan tata kelola perguruan tinggi.
Caption foto
Forum SPI Nasional 2026 mempertemukan perwakilan 95 perguruan tinggi negeri di Menara Phinisi UNM, Makassar, Selasa (29/9/2026), untuk memperkuat pengawasan internal.
Alternatif judul hard news
- Forum SPI Nasional 2026 di UNM Bahas Penguatan Pengawasan PTN
- 95 PTN Ikuti Forum SPI Nasional 2026 di UNM
- Forum SPI Nasional 2026 di UNM Diikuti 278 Peserta
- Forum SPI Nasional di UNM Soroti Peran Pengawasan Internal
- Forum SPI Nasional 2026 Dorong SPI Jadi Mitra Pimpinan PTN
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....