PISA Ungkap Penurunan Kemampuan Siswa di Sains, Baca dan Matematika

  • 30 Sep 2026 08:13 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Kemampuan akademis remaja di berbagai negara kembali menjadi perhatian internasional setelah survei terbaru menunjukkan penurunan kinerja siswa. Penilaian berskala global tersebut mencatatkan penurunan signifikan pada tiga bidang utama yaitu kemampuan sains, membaca, dan matematika.

Studi internasional yang melibatkan ratusan ribu siswa berusia lima belas tahun ini menggambarkan peta kualitas pendidikan secara global. Hasil penilaian tersebut merekam pencapaian rata-rata terendah yang pernah tercatat di negara-negara anggota organisasi OECD.

Melansir ulasan laporan dari Yahoo, penurunan kinerja yang paling tajam terlihat pada tingkat literasi dan kemampuan membaca. Penurunan kemampuan membaca tersebut diperkirakan setara dengan kehilangan masa pembelajaran efektif selama satu setengah tahun bagi para peserta didik.

Selain kemampuan membaca, laporan riset ini juga menyoroti penggunaan teknologi kecerdasan buatan di kalangan pelajar modern saat ini. Penggunaan AI untuk menyelesaikan tugas sekolah secara instan seperti merangkum teks cenderung berkorelasi dengan pencapaian skor akademis yang lebih rendah.

Kendati demikian, pihak peneliti menegaskan bahwa penggunaan teknologi AI tidak secara otomatis menjadi penyebab tunggal turunnya nilai siswa. Penggunaan perangkat digital yang terarah serta diiringi pembelajaran literasi AI justru dapat memberikan dampak positif pada hasil pembelajaran.

Permasalahan utama dalam dunia pendidikan saat ini terletak pada bagaimana cara mengelola pemanfaatan teknologi digital agar tidak menimbulkan distraksi. Gangguan konsentrasi akibat gawai di dalam kelas terbukti menurunkan keterlibatan belajar siswa secara drastis saat proses pembelajaran berlangsung.

Temuan PISA ini menjadi peringatan penting bagi para pendidik agar memastikan teknologi digunakan sebagai alat bantu berpikir, bukan pengganti proses bernalar. Masyarakat di Kota Makassar diharapkan terus mendampingi aktivitas belajar anak demi meningkatkan literasi kritis generasi muda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....