PPSN VI 2026, Kontingen Sulsel Mulai Matangkan Persiapan ke Malang
- 18 Sep 2026 07:40 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Persiapan kontingen Sulawesi Selatan untuk mengikuti Perkemahan Pramuka Santri Nusantara atau PPSN VI Tahun 2026 terus dimatangkan. Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan kembali menggelar rapat koordinasi secara daring melalui Zoom, Kamis 17 September 2026.
Rapat tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan sebelum kontingen Sulsel bertolak ke Malang, Jawa Timur. Sejumlah hal dibahas, mulai dari kesiapan peserta, pendamping, administrasi, transportasi hingga kebutuhan teknis selama mengikuti PPSN VI.
Koordinasi itu diikuti para Ketua Tim Kerja lingkup Bidang PD Pontren, pembina pondok pesantren yang santrinya masuk dalam kontingen PPSN, para pembina pendamping atau bindamping, serta sejumlah Kepala Seksi PD Pontren kabupaten dan kota. Pertemuan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk menyatukan langkah seluruh pihak yang terlibat dalam keberangkatan kontingen Sulsel.
Kepala Bidang PD Pontren Kanwil Kemenag Sulsel H. Fathurrahman mengatakan persiapan PPSN VI harus dilakukan secara matang dan terkoordinasi. Ia menyebut sejumlah tahapan administratif telah diselesaikan setelah beberapa kali rapat dan koordinasi dengan pihak terkait.
“Alhamdulillah, sudah beberapa kali kami melakukan rapat persiapan. SK peserta sudah jadi, SK bindamping dan pendamping juga sudah kita selesaikan,” ujar H. Fathurrahman.
Selain administrasi, kesiapan perjalanan menjadi perhatian dalam rapat tersebut. Kontingen Sulsel dijadwalkan menggunakan transportasi laut menuju Malang dengan keberangkatan pada 27 September 2026 sehingga peserta diminta memastikan perlengkapan dan kebutuhan masing-masing telah siap sebelum berangkat.
Persiapan PPSN VI juga tidak berhenti pada urusan keberangkatan dan kelengkapan administrasi. Fathurrahman meminta para bindamping aktif menjalankan tugas karena rangkaian kegiatan di Malang berlangsung cukup panjang dan diisi berbagai aktivitas serta perlombaan setiap hari.
“Para bindamping aktif untuk mendampingi para peserta karena kegiatan ini panjang. Setiap hari ada semacam lomba-lomba yang dilaksanakan,” pesannya.
Menurut Fathurrahman, peran bindamping menjadi penting untuk menjaga kesiapan peserta sepanjang pelaksanaan PPSN VI. Ia berharap para pendamping dapat membantu melatih peserta sekaligus membangun kekompakan agar kontingen Sulsel mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya di arena kegiatan.
“Sedapat mungkin para bindamping mampu melatih dan memberikan kekompakan kepada para peserta kita, sehingga Sulsel mampu memperlihatkan kemampuan dan prestasi di arena PPSN VI ini,” lanjutnya. Ia juga menekankan bahwa kedisiplinan, koordinasi, kekompakan, serta kemampuan menjaga nama baik daerah perlu menjadi perhatian seluruh peserta selama berada di Malang.
Setelah arahan Kabid PD Pontren, rapat dilanjutkan dengan diskusi mengenai berbagai kebutuhan teknis kontingen. Pembahasan mencakup kesiapan keberangkatan, pola pendampingan, kebutuhan peserta, koordinasi antarpihak, serta hal lain yang perlu dituntaskan sebelum pelaksanaan PPSN VI.
Melalui koordinasi yang dilakukan secara berkelanjutan, PD Pontren Kemenag Sulsel berupaya memastikan seluruh kontingen berangkat dalam kondisi siap dan solid. Persiapan tersebut diharapkan membuat peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian PPSN VI Tahun 2026 dengan tertib sekaligus membawa nama Sulawesi Selatan dalam kegiatan nasional tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....