Maulid di MTsN 2 Makassar, Siswa Unjuk Pemahaman Sejarah Rasulullah

  • 09 Sep 2026 19:12 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MTsN 2 Kota Makassar tidak sekadar menjadi momentum mengenang kelahiran Rasulullah, tetapi juga menjadi ruang bagi siswa untuk memperkuat pemahaman terhadap sejarah dan keteladanan Nabi Muhammad SAW.

Hal itu terlihat dalam kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di MTsN 2 Kota Makassar, Rabu 9 September 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala MTsN 2 Kota Makassar Kamaluddin bersama Kaur Tata Usaha, jajaran guru, ribuan siswa, Ketua Komite Madrasah, Kapolsek, Kepala KUA, Ketua Pokjawas, perwakilan Puskesmas, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Makassar Muhammad.

Dalam kesempatan tersebut, Kakankemenag Kota Makassar Muhammad mengaku bangga melihat kemampuan para siswa dalam memahami sejarah kehidupan Rasulullah SAW. Menurutnya, pemahaman siswa tidak hanya sebatas mengenal nama dan kisah Rasulullah, tetapi sudah mampu menjawab berbagai pertanyaan mengenai perjalanan dakwah Nabi Muhammad SAW, termasuk peristiwa-peristiwa penting sejak kelahiran hingga wafatnya Rasulullah.

“Saya bangga kepada anak-anak kita. Ketika ditanya tentang sejarah Islam, mulai dari kelahiran sampai wafatnya Rasulullah SAW, mereka mampu menjawab dengan baik. Bahkan ayat-ayat yang berkaitan dengan perjalanan dakwah Rasulullah juga mereka pahami,” ujar Muhammad.

Ia menilai, pemahaman sejarah Nabi Muhammad SAW penting bagi generasi muda karena Maulid bukan hanya tentang mengenang kelahiran Rasulullah, tetapi juga bagaimana menjadikan kehidupan dan akhlak beliau sebagai pedoman.

Muhammad kemudian mengajak para siswa mengambil pelajaran dari perjalanan hidup Rasulullah SAW, mulai dari masa kecil, perjuangan dakwah, kesabaran menghadapi penolakan kaum Quraisy, hingga keberhasilan Rasulullah membangun masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

Dalam penyampaiannya, ia juga mengajak siswa mengingat sejumlah peristiwa penting dalam sejarah Islam, termasuk kisah pasukan Raja Abrahah yang datang ke Makkah untuk menghancurkan Ka'bah. Kisah tersebut menjadi salah satu bagian sejarah yang menunjukkan kebesaran dan perlindungan Allah SWT terhadap Ka'bah.

Ia juga mengulas perjalanan Rasulullah SAW sejak masa kanak-kanak, ketika diasuh oleh Halimah As-Sa'diyah, kemudian berada dalam pengasuhan Abu Thalib setelah wafatnya sang kakek, Abdul Muthalib. Perjalanan Rasulullah dalam berdagang hingga pernikahannya dengan Khadijah juga menjadi bagian penting dari pembahasan.

Memasuki usia 40 tahun, Rasulullah SAW menerima wahyu pertama melalui Malaikat Jibril di Gua Hira. Wahyu tersebut kemudian menjadi awal perjalanan kenabian dan dakwah Rasulullah SAW dalam menyampaikan risalah Islam.

“Sejarah Rasulullah harus terus kita tanamkan kepada anak-anak. Mereka bukan hanya tahu kapan Rasulullah lahir dan wafat, tetapi harus memahami bagaimana beliau bersabar, amanah, jujur, dan memperjuangkan kebaikan,” tuturnya.

Menurut Muhammad, nilai-nilai tersebut sangat relevan dengan pendidikan madrasah saat ini. Pengetahuan agama yang dimiliki siswa harus berjalan seiring dengan pembentukan akhlak dan karakter.

Karena itu, ia mengapresiasi MTsN 2 Kota Makassar yang menjadikan peringatan Maulid sebagai sarana edukasi dan penguatan kecintaan siswa kepada Rasulullah SAW. “Kalau anak-anak kita mengenal Rasulullah dengan baik, insyaallah mereka akan semakin mencintai Rasulullah. Dan kecintaan itu harus dibuktikan dengan meneladani akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MTsN 2 Kota Makassar diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Momentum tersebut menjadi pengingat bagi seluruh warga madrasah untuk menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai inspirasi dalam belajar, mengajar, berinteraksi, dan membangun kehidupan yang lebih baik.

Dengan demikian, peringatan Maulid tidak hanya memperkuat pengetahuan keislaman siswa, tetapi juga mendorong lahirnya generasi madrasah yang berilmu, berakhlak, dan mampu menerapkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....