Begini Cara Sederhana Orang Tua, Melatih Fokus Anak di Rumah

  • 12 Agt 2026 14:25 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID Makassar - Kemampuan anak untuk memusatkan perhatian perlu dilatih sejak dini, terutama di tengah banyaknya distraksi seperti penggunaan gawai. Orang tua dapat membantu membangun kemampuan fokus anak melalui berbagai aktivitas sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Merujuk pada EtonHouse International School, kemampuan konsentrasi anak dapat dikembangkan melalui kegiatan yang menarik bagi mereka. Bermain, membaca, menggambar, menyusun puzzle hingga melakukan aktivitas fisik dapat menjadi bagian dari proses melatih perhatian anak.

Orang tua dapat memberikan kesempatan kepada anak untuk menyelesaikan aktivitas yang sedang diminatinya. Ketika anak sedang menggambar, menyusun balok atau menyelesaikan puzzle, sebaiknya jangan terburu-buru mengalihkan perhatiannya selama kegiatan tersebut aman.

Penggunaan gawai juga perlu mendapat perhatian. Orang tua dapat membatasi waktu di depan layar dan memberikan alternatif kegiatan seperti membaca buku, bermain puzzle, menggambar atau bermain bersama keluarga.

EtonHouse menyebut pendekatan sederhana bahwa kemampuan konsentrasi anak dapat berkisar sekitar satu menit untuk setiap tahun usia perkembangannya. Namun, angka tersebut bukan patokan mutlak karena durasi fokus dapat berbeda berdasarkan usia, minat dan jenis aktivitas.

Pola hidup sehari-hari juga dapat mendukung kemampuan anak dalam berkonsentrasi. Asupan makanan bergizi, waktu istirahat yang cukup dan kesempatan untuk aktif bergerak perlu menjadi bagian dari rutinitas anak.

Orang tua juga dapat membuat rutinitas sederhana seperti menyediakan waktu khusus untuk membaca, bermain atau melakukan aktivitas kreatif. Saat anak sedang fokus mengerjakan sesuatu, berikan ruang agar mereka dapat menyelesaikan aktivitas tanpa terlalu sering diinterupsi.

Dengan pendampingan yang konsisten dan suasana yang menyenangkan, kemampuan fokus anak dapat berkembang secara bertahap. Melatih konsentrasi bukan berarti memaksa anak untuk duduk diam, tetapi memberikan kesempatan untuk mengeksplorasi, menyelesaikan aktivitas dan menikmati proses belajar sesuai tahap perkembangannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....