Indonesia Berada di Peringkat 126 dari 137 Rata-Rata IQ Dunia

  • 12 Agt 2026 14:26 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID Makassar - Kemampuan intelektual anak sering kali menjadi perhatian orang tua, terutama di tengah tuntutan pendidikan dan perkembangan teknologi yang semakin pesat. Salah satu ukuran yang kerap digunakan untuk menggambarkan kemampuan kognitif adalah Intelligence Quotient atau IQ.

Berdasarkan pemeringkatan International IQ Test 2026, Indonesia tercatat berada di peringkat ke-126 dari 137 negara dengan rata-rata skor IQ 89,96. Data tersebut berasal dari 299.304 peserta dari Indonesia yang mengikuti tes pada 2025. Sebagai pembanding, rata-rata global yang digunakan dalam pemeringkatan tersebut adalah 100 dengan simpangan baku 15.

Posisi Indonesia berada di bawah sejumlah negara Asia Tenggara lainnya. Vietnam berada di peringkat ke-10 dengan rata-rata IQ 102,26, Thailand di posisi ke-31 dengan 99,94, Malaysia di posisi ke-49 dengan 98,51, dan Filipina di posisi ke-83 dengan 95,68. Sementara Singapura berada jauh lebih tinggi, yakni peringkat ketujuh dengan skor rata-rata 103,56.

Di tingkat dunia, Korea Selatan menempati posisi pertama dengan rata-rata IQ 106,97, disusul Tiongkok 106,48 dan Jepang 106,30. Australia berada di posisi kelima dengan 104,45, sedangkan Amerika Serikat berada di posisi ke-18 dengan 101,04.

Meski demikian, angka tersebut perlu dibaca secara hati-hati. Data ini bukan berarti seluruh anak Indonesia memiliki IQ 89,96, sebab pemeringkatan tersebut tidak merupakan survei IQ terhadap seluruh penduduk Indonesia maupun penelitian khusus terhadap anak-anak.

International IQ Test menjelaskan bahwa data pemeringkatan 2026 berasal dari 1.212.714 orang di seluruh dunia yang mengikuti tes yang sama secara daring pada 2025. Situs tersebut juga menerapkan penyaringan terhadap data, termasuk penghapusan duplikasi dan langkah anti-kecurangan. Negara dengan kurang dari 100 peserta tidak dimasukkan dalam pemeringkatan.

Artinya, hasil tersebut lebih tepat dipandang sebagai gambaran dari kelompok orang yang mengikuti tes online tersebut, bukan sebagai ukuran mutlak kecerdasan suatu bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....