Mahasiswa Unibos Perdalam Strategi Investasi di IDX Makassar

  • 21 Mei 2026 19:13 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bosowa terus memperkuat pembelajaran berbasis praktik industri melalui program kolaboratif mata kuliah Manajemen Investasi dan Pasar Modal bersama IDX Kantor Perwakilan Sulawesi Selatan. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 20 Mei 2026, di kantor IDX Makassar dan diikuti oleh 32 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bosowa.

Program kolaborasi ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar langsung kepada mahasiswa mengenai mekanisme investasi dan dinamika pasar modal Indonesia. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori investasi di ruang kelas, tetapi juga diperkenalkan pada suasana kerja industri pasar modal secara nyata melalui simulasi dan studi kasus investasi.

Pada pertemuan kedua program tersebut, mahasiswa memperoleh materi terkait strategi penyusunan portofolio investasi yang dibawakan langsung oleh Branch Representative KISI Makassar, Suryadi Ilham. Mahasiswa diajak memahami konsep pengelolaan keuntungan investasi, strategi diversifikasi risiko, hingga cara menentukan alokasi modal berdasarkan kondisi pasar yang terus berubah.

Selain membahas aspek teknis investasi, kegiatan tersebut juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya pengendalian psikologi dalam pengambilan keputusan finansial. Mahasiswa diperkenalkan pada berbagai pendekatan analisis risiko agar mampu mengambil keputusan investasi secara rasional dan terukur dalam menghadapi dinamika pasar modal modern.

Guru Besar bidang Ilmu Manajemen Keuangan Universitas Bosowa, Prof. Dr. Seri Suriani, S.E., M.Si., menilai pendekatan pembelajaran berbasis industri menjadi langkah penting dalam meningkatkan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja dan perkembangan investasi digital yang semakin kompetitif saat ini.

“Pasar modal berkembang sangat cepat dan membutuhkan kemampuan analisis yang tajam serta pengambilan keputusan yang adaptif. Karena itu, mahasiswa perlu dipertemukan langsung dengan praktisi dan ekosistem industrinya agar memiliki pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan kompetitif,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri merupakan bagian penting dalam membangun sumber daya manusia yang mampu memahami transformasi ekonomi dan perkembangan sektor investasi modern secara lebih komprehensif dan aplikatif.

Program kolaboratif tersebut sebelumnya telah diawali pada 13 Mei 2026 dengan materi analisis fundamental dan teknikal saham. Sementara pertemuan ketiga dijadwalkan berlangsung pada 3 Juni 2026 mendatang dengan fokus pembahasan mengenai analisis investasi indeks sebagai bagian lanjutan dari penguatan kompetensi mahasiswa di bidang pasar modal.

Mahasiswa Program Studi Manajemen angkatan 2023, Arurairah, mengaku mendapatkan pengalaman baru melalui kegiatan tersebut. Menurutnya, pembelajaran bersama praktisi industri memberikan wawasan yang lebih relevan dibandingkan hanya mempelajari teori investasi secara konvensional di ruang kuliah.

Melalui program experiential learning tersebut, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bosowa berharap mahasiswa mampu membangun kompetensi investasi, kemampuan analisis pasar, serta kesiapan profesional untuk menghadapi perkembangan industri keuangan dan pasar modal yang semakin dinamis di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....