Sidrap Perkuat Perdagangan Antardaerah Demi Pasokan Nasional

  • 28 Agt 2026 08:13 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Sidrap - Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus memperkuat perannya dalam membangun konektivitas ekonomi antarwilayah. Salah satunya melalui Forum Kerja Sama Perdagangan Antardaerah yang digelar dalam rangkaian Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026.

Forum tersebut berlangsung di Nusantara 1, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis, 27 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga mitra bisnis untuk memperkuat jaringan perdagangan di berbagai wilayah Indonesia.

Mengusung tema “Penguatan Perdagangan Antardaerah untuk Stabilitas Pasokan dan Ketahanan Nasional”, forum membahas berbagai strategi dalam memperlancar distribusi komoditas, memperluas akses pasar, serta meningkatkan daya saing produk unggulan dari masing-masing daerah.

Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan RI, Iqbal Shoffan Shofwan, Wakil Ketua Umum APKASI yang juga Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, Bupati Klungkung I Made Satria, Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution, serta Wakil Bupati Halmahera Selatan Helmi Umar Muchsin.

Wakil Ketua Umum APKASI, Syaharuddin Alrif, menegaskan kerja sama antardaerah menjadi langkah penting dalam membangun sistem perdagangan yang saling mendukung dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kolaborasi antardaerah harus terus diperkuat agar daerah-daerah sentra produksi dapat terhubung dengan wilayah yang membutuhkan pasokan. Dengan begitu, distribusi menjadi lebih efektif, akses pasar semakin terbuka, dan potensi ekonomi daerah dapat berkembang bersama,” ujar Syaharuddin.

Menurutnya, forum tersebut tidak sekadar menjadi ajang diskusi, tetapi juga membuka ruang bagi lahirnya kerja sama konkret antarpemerintah daerah dalam menghadapi tantangan pasokan dan perdagangan nasional.

“Sidrap membawa semangat untuk tumbuh bersama melalui kerja sama. Potensi yang dimiliki setiap daerah akan menjadi kekuatan besar apabila dihubungkan dalam jaringan perdagangan yang saling menguntungkan,” katanya.

Bagi Sidrap, penguatan perdagangan antardaerah juga menjadi peluang untuk memperkenalkan berbagai potensi lokal kepada pasar yang lebih luas. Kerja sama tersebut diharapkan memberi dampak langsung terhadap pelaku usaha, petani, UMKM, dan masyarakat.

Forum berlangsung dalam sesi dialog interaktif yang membahas peluang, tantangan, serta strategi membangun ekosistem perdagangan yang lebih terhubung. Para kepala daerah, perwakilan pemerintah pusat, dan pelaku usaha saling bertukar gagasan untuk memperkuat arus perdagangan nasional.

Sebagai tindak lanjut dari semangat kolaborasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan menandatangani nota kesepakatan kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU).

Kesepakatan itu menjadi langkah konkret untuk mempererat hubungan ekonomi kedua daerah, membuka peluang investasi, serta mengembangkan perdagangan komoditas unggulan yang dimiliki masing-masing wilayah.

Melalui forum ini, Sidrap kembali menunjukkan komitmennya membangun sinergi lintas daerah sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan, memperluas pertumbuhan ekonomi, dan memperkuat ketahanan nasional.

Kerja sama yang dibangun dari daerah diharapkan menjadi kekuatan bersama bagi Indonesia, karena ketahanan ekonomi nasional tidak hanya bertumpu pada satu wilayah, melainkan tumbuh dari keterhubungan dan kolaborasi seluruh daerah.(**)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....