Apkasi Otonomi Expo 2026, Peluang Sidrap Perluas Jejaring Ekonomi Antardaerah
- 27 Agt 2026 19:25 WIB
- Makassar
RRI. CO. ID, SIDRAP - Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus membuka ruang kolaborasi untuk memperluas jejaring ekonomi dan memperkenalkan potensi daerah ke pasar yang lebih luas. Salah satunya melalui keikutsertaan dalam Apkasi Otonomi Expo 2026 (AOE 2026) di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang.
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif menghadiri pembukaan AOE 2026 yang berlangsung di Hall 3 dan 3A ICE BSD, Kamis (27/8/2026). Kehadiran tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah membangun koneksi dengan berbagai daerah dan pelaku ekonomi.
Syaharuddin yang juga menjabat Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Pangan Apkasi hadir bersama Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah serta sejumlah pejabat terkait. Forum tersebut mempertemukan pemerintah daerah dengan pelaku usaha, investor, pembeli, hingga mitra strategis dari berbagai wilayah. Pertemuan ini menjadi kesempatan bagi daerah untuk membuka komunikasi dan menjajaki peluang kerja sama.
Pembukaan AOE 2026 turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri, Ketua Umum Apkasi Bursah Zarnubi, Ketua Harian Apkasi Dadang Supriatna, serta Sekretaris Jenderal Apkasi Joune Ganda. Mengangkat tema “Jelajahi Ragam Komoditas Indonesia Tanpa Batas”, AOE 2026 berlangsung selama tiga hari, 27–29 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi wadah untuk mempertemukan berbagai potensi daerah dengan peluang pasar dan jaringan bisnis.
Beragam sektor ditampilkan dalam expo tersebut, mulai dari komoditas unggulan, produk UMKM, perdagangan, pariwisata, investasi, hingga pengadaan barang dan jasa pemerintah. Bagi Pemkab Sidrap, keikutsertaan dalam forum tersebut menjadi momentum untuk memperluas koneksi ekonomi sekaligus memperkenalkan berbagai komoditas unggulan daerah kepada calon mitra dan pasar yang lebih luas. “Melalui kegiatan ini, kita dapat memperkenalkan komoditas unggulan sekaligus membangun kerja sama yang saling menguntungkan,” ujar Syaharuddin.
Menurutnya, jejaring antardaerah memiliki peran penting dalam mendorong pengembangan sektor pangan. Kolaborasi dapat membuka peluang pertukaran pengalaman, membangun kemitraan, sekaligus memperluas akses pasar bagi produk lokal.
Posisi Sidrap sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi di sektor pangan turut menjadi modal dalam membangun kerja sama tersebut. Potensi itu diharapkan dapat dikembangkan melalui koneksi dengan daerah lain maupun dunia usaha.
AOE 2026 juga menjadi ruang pertemuan langsung antara pemerintah daerah, investor, pembeli dan pelaku usaha. Dari interaksi tersebut, peluang kerja sama baru diharapkan dapat berkembang menjadi kegiatan ekonomi yang memberikan nilai tambah.
Selama pelaksanaan expo, masyarakat dan pengunjung dapat melihat berbagai produk serta potensi unggulan dari daerah peserta. Ajang tersebut sekaligus menjadi etalase bagi kekuatan ekonomi lokal yang memiliki prospek untuk dikembangkan secara berkelanjutan.
Pemkab Sidrap berharap keterlibatan dalam AOE 2026 tidak berhenti pada kegiatan promosi. Jejaring yang terbentuk diharapkan berlanjut dalam bentuk kemitraan dan kerja sama konkret yang mampu memperluas pasar, meningkatkan nilai ekonomi komoditas, serta memberi manfaat bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....