Nasdem Sulsel Siap Tambah Kursi Pemilu

  • 30 Agt 2026 13:21 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Nasdem Sulawesi Selatan menggelar bimbingan teknik di Hotel Claro Makassar, Minggu, 30 Agustus 2026. Kegiatan ini diikuti seluruh anggota Fraksi DPRD Provinsi serta perwakilan dari kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan.

Acara dibuka langsung oleh Ketua DPW Nasdem Sulsel Syaharuddin Alrif, didampingi Sekretaris DPW Rachmatika Dewi. Kegiatan ini menjadi momen penting untuk menyatukan langkah dan memperkuat fondasi organisasi di tingkat daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Syaharuddin Alrif menegaskan kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas kader sekaligus memperkokoh konsolidasi organisasi jelang tahapan pemilu mendatang. Semangat belajar dan diskusi terus didorong agar kader semakin siap menghadapi dinamika politik.

“Semakin banyak kita tingkatkan ilmu, semakin sering berkonsolidasi dan berdiskusi, maka akan lahir ilmu baru, komunikasi baru, dan solusi atas setiap masalah yang muncul,” ujar Syaharuddin.

Target utama yang dipasang jelas dan ambisius: menambah perolehan kursi DPRD Sulsel dari 17 kursi saat ini menjadi 24 kursi. Sementara itu, kursi DPR RI yang sebelumnya berjumlah 5 ditargetkan naik minimal menjadi 7 kursi.

“Kita terus tingkatkan ilmu, konsolidasi, dan komunikasi. Apapun aturan pemilunya, dengan kader yang siap, Nasdem pasti mampu menambah kursi,” tegas Syaharuddin Alrif.

Ia menambahkan bahwa konsolidasi tidak hanya dilakukan di ruang rapat besar, tetapi juga berjalan terus-menerus melalui pertemuan daring maupun luring. Persiapan matang dilakukan agar setiap kader memahami tugas dan sasaran yang harus dicapai.

Kesiapan infrastruktur dan kualitas kader menjadi kunci utama. Syaharuddin menegaskan partai siap menghadapi berbagai kemungkinan aturan pemilu, apa pun bentuknya nanti.

“Artinya dengan infrastruktur partai seperti ini, dengan kader-kader seperti ini, ya apa pun aturan pemilu kita siap. Mau aturannya bagaimana pun, Nasdem siap,” ucapnya mantap.

Langkah tegas juga diambil untuk menjaga integritas organisasi. Mulai tahun 2027, akan dilakukan penilaian dan pembersihan menyeluruh terhadap kader. Siapa pun yang terbukti tidak berjuang serius, tidak akan diberi tempat.

“Terdeteksi tidak berjuang serius, pasti akan dipecat. Bukan sekadar diberi sanksi, langsung dipecat,” tandas Syaharuddin.

Kader diharapkan menyadari bahwa perjuangan di dunia politik membutuhkan pengorbanan tenaga, waktu, dan pikiran. Konsistensi menjadi kunci agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga.

“Masyarakat akan melihat siapa yang benar-benar konsisten berjuang. Hanya kerja sungguh-sungguh yang akan dihargai rakyat,” jelasnya.

Bimbingan teknik ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan investasi jangka panjang bagi kekuatan dan keberhasilan Nasdem Sulsel di masa depan. Semangat kebersamaan dan kesiapan berjuang menjadi modal utama menuju kemenangan.

Dengan arah yang jelas dan langkah yang tegas, Nasdem Sulsel bergerak maju, siap beradaptasi, siap berbenah, dan siap meraih target kemenangan yang telah ditetapkan bersama.(**)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....