Air Bersih Mandek, DPRD Usul Bentuk Pansus

  • 20 Apr 2026 15:08 WIB
  •  Makassar

RRI. CO. ID, Makassar - Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi Mulia, Ray Suryadi Arsyad, menyoroti persoalan kekeringan dan krisis air bersih di wilayah utara Kota Makassar saat penyampaian hasil reses masa sidang kedua tahun 2026. Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat paripurna di Ruang Pola Kantor Balaikota Makassar, Senin, 20 April 2026.

Ray yang mewakili daerah pemilihan Makassar II meliputi Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Wajo, Ujung Tanah, Tallo, dan Bontoala, menegaskan bahwa persoalan air bersih merupakan masalah mendasar yang telah berlangsung puluhan tahun. “Hari ini kami di Dapil II masih mengalami persoalan yang sama sejak berpuluh-puluh tahun lalu. Air bersih ini harus menjadi fokus kita karena ini kebutuhan dasar hidup masyarakat,” ujarnya.

Ia menyebut kondisi masyarakat di wilayah utara kota cukup memprihatinkan, terutama saat musim kemarau melanda. Ray juga mengkritik kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) atau BUMD terkait yang dinilai belum menghadirkan inovasi signifikan untuk menyelesaikan persoalan distribusi air. “Kami harus menyampaikan bahwa kinerjanya sangat buruk dari sisi pencapaian. Tidak ada inovasi baru atau solusi konkret atas persoalan yang ada,” tegasnya.

Menurutnya, pemerintah kota perlu memprioritaskan penyelesaian kebutuhan dasar sebelum berbicara lebih jauh mengenai program pembangunan lainnya. “Percuma kita bicara anak-anak cerdas dan orang tua produktif kalau kebutuhan dasarnya belum diselesaikan,” katanya.

Ray mengungkapkan, bersama sejumlah anggota dewan dari Dapil II, pihaknya berencana mendorong pembentukan panitia khusus (pansus) untuk membahas persoalan air bersih secara lebih komprehensif. Ia juga menilai perlu adanya pelibatan Komisi C DPRD Kota Makassar yang membidangi infrastruktur agar pengawasan terhadap sistem dan jaringan air bersih lebih maksimal.

“Kami berharap persoalan ini bisa segera diselesaikan karena ini masalah lama yang sangat mendesak dan menyangkut hajat hidup orang banyak,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....