Kakanwil Kemenhaj Sulsel Lepas Jemaah Haji Khusus di Bandara Sultan Hasanuddin
- 19 Mei 2026 22:39 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Sebanyak 80 jemaah haji khusus dari Ananda Haromain Travel resmi dilepas menuju Tanah Suci di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Selasa, 19 Mei 2026. Pelepasan dilakukan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Ikbal Ismail. Dalam sambutannya, Ikbal Ismail menekankan pentingnya menjaga nama baik bangsa Indonesia selama berada di Arab Saudi. Ia mengingatkan para jemaah bahwa setiap perilaku dan sikap di Tanah Suci turut mencerminkan citra masyarakat Indonesia di mata dunia internasional.
Selain itu, Ikbal juga mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam memilih biro perjalanan haji dan umrah dengan memastikan menggunakan travel resmi yang memiliki legalitas dan izin operasional yang jelas. “Beliau berpesan agar masyarakat menggunakan travel resmi dan selama di Tanah Suci para jemaah diminta menjaga nama baik Indonesia,” ujar pimpinan Ananda Haromain, Mulyadi.
Pemberangkatan jemaah haji khusus ini menjadi bagian dari tingginya minat masyarakat terhadap layanan haji khusus yang menawarkan fasilitas dan pendampingan lebih intensif selama menjalankan ibadah di Arab Saudi. Pihak Ananda Haromain memastikan seluruh jemaah akan mendapatkan pelayanan maksimal mulai dari keberangkatan, akomodasi, pendampingan ibadah, hingga layanan kesehatan selama berada di Makkah dan Madinah.
Selama di Kota Makkah, para jemaah dijadwalkan menginap di Hotel Movenpick, sementara di Madinah ditempatkan di Hotel Millennium Aqeeq. Kedua hotel tersebut dipilih untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan akses bagi jemaah selama menjalankan rangkaian ibadah haji. Menurut Mulyadi, fasilitas yang disiapkan bukan hanya berorientasi pada kenyamanan, tetapi juga mendukung kondisi fisik dan mental jemaah agar dapat beribadah secara optimal.
Untuk mendukung pelayanan di lapangan, Ananda Haromain juga menyiapkan tujuh orang petugas pendamping yang akan mendampingi jemaah selama berada di Tanah Suci. Tim pendamping terdiri dari pembimbing ibadah hingga tenaga kesehatan profesional.
Salah satu yang menjadi perhatian khusus adalah layanan kesehatan. Travel tersebut menugaskan dokter spesialis penyakit dalam, dr Darariani, untuk memantau kondisi kesehatan jemaah selama pelaksanaan ibadah haji. “Pendampingan kesehatan menjadi perhatian utama agar jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman,” kata Mulyadi.
Ia menjelaskan, tantangan cuaca ekstrem, aktivitas ibadah yang padat, serta kondisi fisik jemaah yang beragam membuat layanan kesehatan menjadi aspek penting dalam penyelenggaraan haji khusus. Sejak berdiri pada tahun 2008, Ananda Haromain disebut terus melakukan pengembangan pelayanan untuk meningkatkan kualitas perjalanan ibadah jemaah. Upaya tersebut dilakukan melalui penyediaan fasilitas penginapan yang representatif, penguatan pembimbingan ibadah, hingga kesiapan tim kesehatan yang siaga selama 24 jam.
Pelepasan jemaah haji khusus di Bandara Sultan Hasanuddin berlangsung khidmat dan penuh haru. Keluarga jemaah tampak turut hadir mengantar keberangkatan sambil memanjatkan doa agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan para jemaah dapat kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....