Pelayanan Haji di Embarkasi Makassar Lancar, Kemenhaj Catat Sejumlah Evaluasi

  • 29 Apr 2026 12:27 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Inspektorat Jenderal Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia melakukan pemantauan langsung terhadap penyelenggaraan ibadah haji di Embarkasi Makassar. Tim Inspektorat Jenderal Kemenhaj yang dipimpin Asep Subhana bersama Arvira Nur Kholifah dan Nurul Muhlisha melakukan pemantauan sejak Senin 20 April 2026 mencakup seluruh tahapan layanan, mulai dari penerimaan jemaah hingga proses pemberangkatan.

Asep menyampaikan, secara umum pelaksanaan berjalan lancar, tertib, dan sesuai standar operasional prosedur (SOP). “Seluruh proses, baik dari kedatangan, pelayanan di asrama, hingga pemberangkatan, berjalan dengan baik sesuai SOP,” ujarnya, Selasa 28 April 2026.

Meski demikian, pada awal pelaksanaan sempat ditemukan sejumlah kendala, seperti antrean layanan kesehatan dan pemeriksaan wanita usia subur, serta gangguan teknis berupa terhentinya aliran air di toilet. Namun, seluruh kendala tersebut dapat segera ditangani oleh panitia.

“Panitia cukup responsif. Setiap kendala yang muncul dapat langsung diselesaikan pada hari yang sama,” jelasnya.

Dalam pemantauan tersebut, tim juga mencermati perubahan mekanisme pembagian paspor dan boarding pass. Jika sebelumnya dokumen diberikan saat kedatangan melalui sistem pelayanan satu atap, kini penyerahan dilakukan saat pemberangkatan untuk meminimalkan risiko tercecer atau hilang.

Selain itu, terdapat sejumlah catatan evaluasi untuk peningkatan layanan ke depan, di antaranya optimalisasi kamar lansia, penambahan fasilitas pegangan di kamar mandi, serta penyesuaian ukuran seragam petugas kloter.

Asep berharap pada gelombang berikutnya kualitas pelayanan dapat terus ditingkatkan. Berdasarkan hasil wawancara, mayoritas jemaah menyatakan puas terhadap layanan yang diberikan.

Pemantauan ini menegaskan bahwa penyelenggaraan haji tidak hanya berfokus pada kelancaran prosedur, tetapi juga pada kemampuan sistem dalam beradaptasi dan merespons dinamika di lapangan. Respons cepat panitia serta evaluasi berkelanjutan menjadi kunci dalam menjaga kualitas pelayanan.

Perbaikan pada aspek teknis maupun detail layanan menunjukkan komitmen untuk menghadirkan pelayanan yang lebih aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh jemaah, sehingga pelaksanaan ibadah haji dapat berlangsung secara optimal dan bermartabat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....