Ngopi Kamtibmas Polrestabes Makassar Bahas Geng Motor

  • 14 Mei 2026 09:24 WIB
  •  Makassar

RRI. CO. ID, MAKASSAR - Polrestabes Makassar kembali menggelar kegiatan Ngopi Kamtibmas bersama warga di Jalan Bitowa Lama Lorong 3, Kelurahan Bitowa, Kecamatan Manggala, Rabu malam 13 Mei 2026. Forum ini menjadi ruang dialog terbuka antara kepolisian dan masyarakat.

Sekitar 100 warga hadir dalam kegiatan tersebut. Turut mendampingi jajaran pejabat utama Polrestabes Makassar, unsur pemerintah kecamatan, para lurah, Ketua RT/RW, Mitra Kamtibmas FKPM hingga Bhabinkamtibmas Polsek Manggala. Kegiatan itu juga dihadiri Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, yang mengapresiasi langkah tegas kepolisian dalam menjaga keamanan masyarakat dari ancaman kriminalitas.

Dalam sambutannya, Supratman menyampaikan penghargaan kepada warga dan aparat lingkungan yang aktif menggelar patroli siskamling guna menjaga kondusivitas wilayah Manggala.

Sementara itu, Kapolrestabes Makassar, Arya Perdana, menjelaskan bahwa Ngopi Kamtibmas rutin dilaksanakan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. “Kegiatan ini kami laksanakan agar lebih dekat dengan masyarakat. Jika ada keluhan terkait gangguan kamtibmas maupun persoalan geng motor, silakan disampaikan dalam forum seperti ini,” ujar Arya.

Dalam dialog, warga mengeluhkan maraknya aktivitas geng motor, peredaran narkoba dengan sistem tempel, hingga kemacetan di kawasan Antang. Salah seorang warga, Abdullah, menanyakan langkah yang harus dilakukan saat terjadi penyerangan geng motor.

Menanggapi hal itu, Arya menjelaskan bahwa dalam kondisi terdesak masyarakat diperbolehkan melakukan pembelaan diri sesuai aturan hukum, namun tetap diminta tidak bertindak main hakim sendiri. “Kalau ada geng motor jangan ditonton, cukup masuk ke dalam rumah. Aktifkan kembali siskamling dan segera laporkan jika terjadi tindak pidana,” tegasnya.

Ia menyebut, pihaknya telah membentuk Tim Trisula yang terdiri dari personel Samapta, Reskrim, dan Intelkam untuk melakukan langkah preventif dan penindakan terhadap geng motor, termasuk yang berasal dari wilayah sekitar Makassar. Terkait kemacetan di Antang, Arya mengatakan persoalan itu dipengaruhi meningkatnya jumlah kendaraan setiap hari, sementara kapasitas jalan tidak bertambah.

“Setiap hari ada sekitar seribu kendaraan baru yang keluar, baik motor maupun mobil. Sementara ruas jalan yang ada tidak bertambah,” jelasnya.

Kapolrestabes juga mengingatkan masyarakat segera melapor jika menemukan dugaan transaksi narkoba, khususnya dengan modus sistem tempel. Untuk kasus pelecehan anak, warga diminta melapor ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) agar ditangani sesuai hukum.

Di akhir kegiatan, Kapolrestabes menyerahkan cendera mata kepada Ketua RW 4 Kelurahan Bitowa sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi warga dalam menjaga keamanan lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....