Dandim Makassar: Penanganan Gang Motor Tanggung Jawab Bersama
- 06 Apr 2026 20:41 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Geng motor di kota Makassar masih kerap melakukan aksi penyerangan terhadap warga di malam hari dan melukai warga. Seperti yang terjadi di jalan Emmi Saelan Kecamatan Rappocini Kota Makassar, Sabtu 4 April dini hari, seorang warga menjadi korban panah busur tertancap di lehernya saat diserang komplotan geng motor.
Menyikapi geng motor di Kota Makassar yang menyerang warga saat nongkrong di depan minimarket, terekam CCTV dan beredar di Media Sosial, Dandim 1408/Makassar Kolonel Kav.Ino Dwi Satyo mengatakan geng motor merupakan suatu kegiatan penyakit sosial yang dilakukan oleh beberapa oknum warga, menjadi atensi karena mengganggu keamanan masyarakat.
Penanganan aksi geng motor lanjut Kolonel Ino Dwi Satyo,
tentunya pihak Kodim Makassar berkolaborasi dan mendukung kepolisian bersama aparat keamanan pemerintah untuk menertibkan aksi geng motor dan mengingatkan secara langkah-langkah persuasif kepada masyarakat, patroli aktif juga dilaksanakan untuk mencegah aksi geng motor.
" Ya Kodim Makassar sendiri memiliki satu tim Cobra, itu satu tim mobile yang memiliki kendaraan taktis berupa sepeda motor dinas yang seringkali melaksanakan patroli aktif bersama di tengah masyarakat untuk memberikan pengertian bahwasanya kegiatan geng motor dapat membahayakan jiwa maupun membahayakan orang lain, itulah langkah-langkah persuasif dan langkah-langkah aktif berupa patroli yang kita dilaksanakan,"Jelas Kolonel Kav.Ino Dwi Satyo.
Efektivitas dan efisiensi dari kegiatan Paroli kata Dandim Kolonel Ino Dwi Satyo, pencegahan penyakit sosial oknum - oknum masyarakat, kembali lagi kepada masyarakat terutama sektor keluarga Karena tentunya memiliki keluarga yang juga memiliki kewajiban mengingatkan anak - anak muda agar tidak ikut terlibat geng motor.
"Tidak bisa 24 jam mengawasi mereka. Namun kita juga mengharapkan atau partisipasi aktif dari masyarakat dan lingkungannya untuk mengingatkan dan bersama-sama menyadarkan mereka bahwasanya Makassar ini akan lebih baik apabila tidak ada kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum,"jelas Kolonel Kav.Ino Dwi Satyo.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....