Kuliner Viral di Media Sosial, Peluang Baru bagi UMKM

  • 18 Sep 2026 10:20 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Kuliner viral kini menjadi salah satu jenis konten yang paling mudah menarik perhatian di media sosial. Foto makanan yang menggugah selera, video proses memasak, hingga ulasan dari kreator dapat membuat sebuah hidangan dikenal luas dalam waktu singkat.

Dilansir dari laman unileverfoodsolutions.co.id Fenomena tersebut membuat makanan tidak hanya dinilai dari rasa, tetapi juga dari tampilan dan daya tarik visualnya. Makanan dengan bentuk unik, warna menarik, ukuran tidak biasa, atau cara penyajian yang berbeda sering kali lebih mudah mengundang rasa penasaran pengguna media sosial.

Platform seperti TikTok, Instagram, dan YouTube turut berperan dalam mempercepat penyebaran tren kuliner. Satu video yang mendapatkan banyak penonton dapat mendorong masyarakat untuk mencoba makanan tersebut dan kemudian membuat konten serupa.

Tren kuliner viral juga memberikan peluang bagi pelaku usaha, khususnya UMKM, untuk memperkenalkan produknya kepada pasar yang lebih luas. Promosi melalui media sosial dapat membantu usaha kuliner mendapatkan pelanggan baru tanpa harus mengandalkan promosi konvensional.

Meski demikian, masyarakat perlu tetap bijak ketika mengikuti tren makanan yang sedang viral. Tidak semua makanan yang populer sesuai dengan selera, kebutuhan gizi, atau kondisi kesehatan setiap orang sehingga informasi mengenai bahan dan cara pengolahannya tetap penting diperhatikan.

Di sisi lain, tren kuliner dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan makanan tradisional dan produk lokal kepada generasi muda. Kreativitas dalam penyajian dan pemasaran digital dapat membuat kuliner daerah lebih dikenal, termasuk oleh masyarakat di luar daerah asalnya.

Kuliner viral menunjukkan bagaimana media sosial telah mengubah cara masyarakat menemukan, mengenal, dan memilih makanan. Dengan memanfaatkan tren secara kreatif dan tetap memperhatikan kualitas serta keamanan pangan, popularitas di media sosial dapat menjadi peluang positif bagi konsumen maupun pelaku usaha kuliner.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....