GrabAcademy Buka Peluang Mitra Naik Kelas
- 24 Agt 2026 08:01 WIB
- Makassar
RRI. CO. ID, MAKASSAR - Peluang untuk meningkatkan keterampilan dan mengembangkan sumber penghasilan kini semakin terbuka bagi Mitra Pengemudi dan Mitra Merchant Grab di Kota Makassar melalui program GrabAcademy. Program pengembangan kapasitas tersebut menjadi bagian dari upaya Grab Indonesia membuka jalan bagi para mitra untuk terus berkembang, baik sebagai pengemudi, pelaku UMKM, kreator, instruktur, maupun melalui akses pendidikan.
Menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia, Grab memperluas GrabAcademy melalui konsep “Mitra Naik Kelas”. Program ini menawarkan berbagai jalur pengembangan yang dapat disesuaikan dengan kemampuan dan aspirasi masing-masing mitra, termasuk di Kota Makassar.
GrabAcademy sebelumnya telah hadir sejak 2018 sebagai pusat pembelajaran dasar bagi Mitra Pengemudi. Sepanjang 2025, program tersebut telah diakses lebih dari 1,15 juta Mitra Pengemudi di Indonesia, dengan lebih dari 204 ribu di antaranya menyelesaikan seluruh modul pembelajaran wajib.
Chief Executive Officer Grab Indonesia, Neneng Goenadi, mengatakan setiap mitra perlu memiliki kesempatan untuk terus belajar dan mengembangkan kapasitas diri sesuai harapan serta kebutuhan masing-masing. “GrabAcademy hadir untuk memberikan ruang agar setiap Mitra Pengemudi dapat terus bertumbuh dan memperjuangkan harapannya dengan cara yang paling relevan bagi dirinya,” ujar Neneng.
Bagi mitra di Makassar, program ini membuka lima jalur pengembangan, yakni Mitra Melaju, Mitra Pengusaha, Beasiswa Mitra, Mitra Kreator, dan Mitra Instruktur. Setiap jalur memberikan kesempatan bagi mitra untuk menambah keterampilan sekaligus menjajaki pilihan pengembangan diri dan usaha.
Jalur Mitra Pengusaha, misalnya, memberi pembelajaran bagi Mitra Pengemudi yang ingin merintis atau mengembangkan usaha kuliner dan menjadi Mitra Merchant. Sementara Beasiswa Mitra membuka akses pendidikan tinggi bagi mitra dan anak mitra.
Hingga 13 Juli 2026, sebanyak 6.598 Mitra Pengemudi di Indonesia telah bertransisi dari GrabBike ke GrabCar. Sepanjang 2026, tercatat pula 19.368 Mitra Pengemudi mengembangkan peluang baru dengan beralih menjadi Mitra Merchant.
Selain pengemudi, GrabAcademy juga menyediakan pembelajaran bagi Mitra Merchant, termasuk pelaku UMKM di Kota Makassar. Materinya mencakup pengelolaan toko, pesanan dan menu, promosi, periklanan, keuangan, media sosial, hingga pemanfaatan teknologi untuk mengembangkan usaha.
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia, Maman Abdurrahman, mengapresiasi hadirnya program yang memperluas kesempatan bagi para mitra untuk meningkatkan kapasitas dan membangun kehidupan yang lebih baik. “Kami mengapresiasi kehadiran GrabAcademy sebagai salah satu bentuk kolaborasi yang membuka lebih banyak kesempatan bagi para mitra untuk memperkuat kapasitas diri dan mengupayakan kehidupan yang lebih baik,” katanya.
Neneng menegaskan, konsep “naik kelas” tidak harus dimaknai dengan meninggalkan pekerjaan yang telah dijalani. Menurutnya, yang terpenting adalah memberikan semakin banyak pilihan agar mitra, termasuk di Makassar, dapat menentukan jalan pengembangan diri dan sumber penghasilan sesuai kemampuan serta aspirasi masing-masing.
“GrabAcademy lahir dari aspirasi para mitra yang ingin terus belajar dan berkembang. Kami ingin menghadirkan ruang belajar yang praktis dan relevan agar mereka dapat meningkatkan keterampilan, mengembangkan usaha, dan menjajaki peluang baru sesuai aspirasi masing-masing,” tutup Neneng.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....