Ekonomi Sulsel Tumbuh 5,59 Persen, OJK Dorong Penguatan Sektor Unggulan

  • 03 Okt 2026 20:20 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat mendorong penguatan berbagai sektor ekonomi daerah seiring pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan yang disebut mencapai 5,59 persen pada 2026. Angka tersebut berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional yang disebut berada pada kisaran 5,29 persen.

Kepala OJK Sulselbar Moch Muchlasin mengatakan, pertumbuhan ekonomi daerah didukung sejumlah sektor, termasuk konstruksi, perdagangan, pertanian, serta perikanan dan peternakan. “Kalau dilihat, 2026 ini kita tumbuh 5,59 persen, di atas rata-rata nasional yang 5,29 persen,” kata Moch Muchlasin, Sabtu 3 Oktober 2026.

Menurutnya, pengembangan ekonomi daerah perlu terus dilakukan dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki Sulawesi Selatan, baik dari sektor pertanian, perkebunan, kelautan maupun pengolahan dan perdagangan. Ia menyebut sejumlah komoditas daerah memiliki peluang untuk terus dikembangkan, di antaranya rumput laut dan kakao, termasuk potensi kelapa yang ditemui di Kabupaten Kepulauan Selayar.

Pihaknya juga mendukung pengembangan produk unggulan daerah melalui konsep satu produk atau satu ikon yang dapat menjadi ciri khas setiap daerah. “Kita berusaha untuk betul-betul bisa mendukung itu. Wilayahnya sangat luas, jadi banyak hal mulai dari gunung maupun juga yang laut, mulai dari pertanian, perkebunan dan juga kegiatan pengolahan dan perdagangan,” ujarnya.

Moch Muchlasin menilai keberagaman potensi tersebut perlu dioptimalkan untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan sekaligus meningkatkan nilai tambah produk daerah. “Sekarang kita harus kreatif, kita harus banyak ini. Ada satu program yang tadi didiskusikan oleh Bu Gubernur, one product, one province atau one city, satu ikon,” tuturnya.

Ia menambahkan, sektor konstruksi saat ini menjadi salah satu sektor yang cukup dominan dalam pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan, disusul perdagangan serta sektor perikanan, peternakan dan pertanian.

Muchlasin berharap penguatan sektor-sektor tersebut dapat berjalan bersama dengan peningkatan akses dan pemahaman masyarakat terhadap layanan jasa keuangan untuk mendukung aktivitas ekonomi daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....