Fin Expo OJK Sulselbar Targetkan 25 Ribu Masyarakat Teredukasi

  • 03 Okt 2026 20:01 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat menargetkan sekitar 25 ribu masyarakat mendapatkan edukasi mengenai jasa keuangan melalui Financial Expo atau Fin Expo yang berlangsung di Trans Studio Mall Makassar, 2 hingga 4 Oktober 2026. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya OJK mendekatkan edukasi keuangan kepada masyarakat melalui ruang publik yang banyak dikunjungi masyarakat.

Kepala OJK Sulselbar, Moch Muchlasin mengatakan, pusat perbelanjaan dipilih sebagai salah satu lokasi edukasi karena masyarakat memiliki kebiasaan menghabiskan waktu dan berkumpul di pusat perbelanjaan. "Indonesia ini senang ke mal, senang ngumpul. Kita berharap dengan acara hari ini, tiga hari ini, kita bisa mendapatkan 25 ribu orang lagi yang teredukasi mengenai jasa keuangan,” kata Moch Muchlasin. Sabtu, 3 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, pengunjung Fin Expo diarahkan untuk mengunjungi sejumlah booth yang telah disiapkan untuk memperoleh informasi mengenai jasa keuangan. Melalui booth tersebut, masyarakat dapat memperoleh pemahaman mengenai produk dan layanan keuangan sekaligus meningkatkan kewaspadaan sebelum menggunakan produk jasa keuangan.

Moch Muchlasin menyebut, edukasi menjadi penting karena tingkat penggunaan jasa keuangan masyarakat Sulawesi Selatan telah mencapai sekitar 94 persen. Namun, tingkat pemahaman masyarakat terhadap jasa keuangan masih berada di kisaran 61 persen sehingga terdapat kesenjangan literasi yang perlu terus ditekan.

“Karena para pengunjung diarahkan mengunjungi lima booth untuk dapat melakukan pencerahan, apa itu jasa keuangan dan sebagainya, dan mereka termotivasi untuk memahami jasa keuangan,” ujarnya.

Selain Fin Expo, pihaknya juga menjalankan edukasi melalui radio, kampus, sosialisasi kepada ASN, UMKM, serta kegiatan business matching. “Kita melakukan sosialisasi kepada ASN, kepada UMKM, dan kita juga melakukan business matching untuk pertemuan-pertemuan,” tutur Moch Muchlasin.

Dengan berbagai kegiatan tersebut, ia berharap semakin banyak masyarakat yang tidak hanya menggunakan produk jasa keuangan, tetapi juga memahami manfaat, risiko, legalitas, dan karakteristik produk yang digunakan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....