OJK Ingatkan UMKM Bijak Memanfaatkan Pembiayaan Usaha
- 31 Agt 2026 12:37 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Pembiayaan dapat membantu UMKM memenuhi kebutuhan modal dan peralatan usaha. Namun, pembiayaan harus digunakan secara terencana agar tidak berubah menjadi beban.
Manajer Divisi Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 1 OJK Sulselbar, Andi Marduati, mengatakan kebutuhan UMKM sangat beragam. Menurutnya multifinance dapat menjadi alternatif ketika pelaku usaha membutuhkan kendaraan atau peralatan produksi.
Kebutuhan pembiayaan sebaiknya ditentukan berdasarkan tujuan usaha yang jelas. Pelaku UMKM juga perlu memastikan usaha memiliki arus kas yang cukup untuk membayar angsuran.
Andi menyarankan pelaku UMKM membuat perkiraan pendapatan secara realistis. “Teman-teman UMKM harus melihat arus kasnya dulu secara realistis,” kata Andi Marduati, saat menjadi narasumber Teras UMKM Pro 4 RRI Makassar, Minggu, 30 Agustus 2026.
Menurutnya, penjualan usaha tidak selalu stabil setiap hari. Karena itu, pelaku UMKM perlu memperkirakan kemampuan pendapatan bulanan sebelum menentukan jumlah pembiayaan.
"Pembiayaan juga harus dipilih berdasarkan kebutuhan, bukan sekadar karena adanya penawaran. Pelaku UMKM perlu membandingkan biaya dengan manfaat yang diperoleh bagi perkembangan usaha," kata Andi Marduati.
Selain itu, calon debitur wajib memahami hak dan kewajibannya sebelum menandatangani kontrak. Informasi mengenai cicilan, bunga, denda, dan tenor harus dipahami secara menyeluruh.
Andi menyebut jika terjadi kendala pembayaran, debitur dapat terlebih dahulu menyampaikan pengaduan kepada perusahaan multifinance. Setiap multifinance memiliki media pengaduan yang dapat digunakan konsumen.
"Apabila persoalan belum terselesaikan, konsumen dapat menghubungi OJK melalui Kontak 157 atau kanal resmi lainnya. OJK dapat membantu menjembatani persoalan sesuai kondisi dan permasalahan yang dihadapi," kata Andi Marduati.
Andi menekankan pembiayaan harus digunakan untuk mencapai tujuan usaha. “Pastikan pembiayaan yang kita ambil memberikan manfaat bagi usaha kita,” ujarnya.
Pembiayaan yang sehat membutuhkan perencanaan matang dan kemampuan bayar yang realistis. Dengan demikian, pembiayaan dapat menjadi sarana mengembangkan usaha tanpa mengganggu keberlanjutan UMKM.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....