OJK Sulselbar Perkuat Literasi Keuangan Keluarga Nelayan di Sinjai

  • 09 Jul 2026 17:59 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia menggelar edukasi keuangan bagi keluarga nelayan di Desa Tongke-Tongke, Kabupaten Sinjai, Selasa, 7 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat pesisir.

Puluhan ibu rumah tangga keluarga nelayan mengikuti kegiatan tersebut dengan materi yang difokuskan pada pengelolaan keuangan keluarga secara sehat dan berkelanjutan. Peserta dibekali pengetahuan mengenai penyusunan perencanaan keuangan, pengelolaan pendapatan dan pengeluaran, hingga pentingnya menabung.

Kepala OJK Sulselbar, Moch. Muchlasin, mengatakan literasi keuangan menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang mampu mengelola keuangan secara bijak. "Literasi keuangan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan memahami produk dan layanan jasa keuangan, tetapi juga kemampuan masyarakat dalam mengambil keputusan keuangan yang tepat sesuai kebutuhan dan kemampuan," ujar Muchlasin, Kamis 9 Juli 2026.

Menurutnya, dengan pemahaman yang baik, masyarakat diharapkan mampu mewujudkan ketahanan dan kesejahteraan keuangan keluarga secara berkelanjutan. Edukasi seperti ini juga menjadi langkah preventif agar masyarakat tidak mudah menjadi korban aktivitas keuangan ilegal.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya turut memperkenalkan layanan Agen Laku Pandai yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengakses berbagai layanan perbankan secara mudah, aman, dan terjangkau hingga ke wilayah pedesaan dan pesisir.

"Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, OJK berkomitmen mewujudkan masyarakat yang semakin cakap finansial, terlindungi sebagai konsumen, serta mampu memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan secara aman, bijak, dan bertanggung jawab guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," tutup Muchlasin.

Selain itu, OJK Sulselbar juga memberikan edukasi mengenai penggunaan produk dan layanan jasa keuangan yang legal. Peserta mendapat pemahaman terkait bahaya investasi ilegal, pinjaman online ilegal, serta berbagai modus penipuan digital yang kini semakin marak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....