Investor Reksa Dana di Sulsel Tumbuh 68,49 Persen, Tertinggi di Pasar Modal

  • 04 Jul 2026 22:08 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Instrumen reksa dana menjadi pilihan utama masyarakat Sulawesi Selatan dalam berinvestasi di pasar modal. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan investor reksa dana mencapai 68,49 persen secara tahunan (year on year/yoy), menjadi yang tertinggi dibandingkan instrumen investasi lainnya.

Capaian tersebut sejalan dengan meningkatnya jumlah investor pasar modal di Sulawesi Selatan yang telah mencapai 693.135 Single Investor Identification (SID). Kepala OJK Sulselbar, Moch Muchlasin menilai tren tersebut menunjukkan semakin besarnya minat masyarakat dalam memanfaatkan instrumen investasi yang relatif mudah diakses.

Dikatakan pertumbuhan investor reksa dana mencerminkan meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap pentingnya investasi untuk perencanaan keuangan jangka panjang. "Pertumbuhan investor reksa dana yang tinggi menunjukkan masyarakat semakin memahami pentingnya investasi sebagai bagian dari perencanaan keuangan. OJK akan terus memperkuat literasi keuangan agar masyarakat dapat memilih instrumen investasi yang sesuai dengan kebutuhan dan profil risikonya," kata Muchlasin, Jumat 3 Juli 2026.

Menurutnya, kemudahan akses investasi melalui platform digital turut mendorong meningkatnya partisipasi masyarakat, khususnya investor pemula yang mulai mengenal pasar modal melalui produk reksa dana. Selain itu, pertumbuhan tersebut juga menjadi indikator semakin kuatnya inklusi keuangan di Sulawesi Selatan melalui pemanfaatan berbagai instrumen investasi yang legal dan diawasi oleh OJK.

Ke depan, pihaknya terus menggencarkan edukasi pasar modal kepada masyarakat agar pertumbuhan jumlah investor diikuti dengan peningkatan kualitas pemahaman mengenai manfaat, risiko, dan pengelolaan investasi yang sehat. Dengan semakin banyaknya masyarakat yang berinvestasi secara legal dan terencana, pasar modal diharapkan dapat menjadi salah satu pilar dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....