OJK Sulselbar Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Tiga Kabupaten Sulbar
- 16 Jun 2026 12:44 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat terus memperkuat upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan bagi generasi muda melalui serangkaian kegiatan edukasi keuangan yang dilaksanakan di Kabupaten Mamuju, Mamuju Tengah, dan Majene pada 9 hingga 11 Juni 2026. Program tersebut menjadi bagian dari komitmen OJK dalam mencetak generasi yang cakap finansial dan mampu memanfaatkan layanan keuangan secara aman serta bertanggung jawab.
Kegiatan edukasi tersebut menyasar pelajar hingga mahasiswa dengan tujuan meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan, budaya menabung, pemanfaatan layanan keuangan digital, serta kewaspadaan terhadap berbagai bentuk kejahatan keuangan seperti penipuan digital, pinjaman online ilegal, dan investasi ilegal yang kian marak.
Pada Selasa, 9 Juni 2026 OJK Sulselbar bekerja sama dengan industri perbankan menggelar edukasi keuangan bagi 120 pelajar di SMP Negeri 2 Mamuju. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan simbolis rekening Simpanan Pelajar (SimPel) sebagai upaya memperluas akses keuangan di lingkungan pendidikan sekaligus mendorong kebiasaan menabung sejak dini.
Keesokan harinya, Rabu, 10 Juni 2026 edukasi keuangan dilanjutkan di SD Inpres Ngapaboa, Kabupaten Mamuju Tengah. Sebanyak 100 siswa mengikuti kegiatan yang dikemas secara interaktif untuk mengenalkan konsep dasar pengelolaan keuangan, pentingnya menabung, serta kemampuan membedakan antara kebutuhan dan keinginan sejak usia sekolah dasar.
Sementara itu, pada Kamis, 11 Juni 2026 OJK Sulselbar menyasar kalangan perguruan tinggi melalui kegiatan edukasi di Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), Kabupaten Majene. Kegiatan yang bekerja sama dengan Lembaga Penerbitan dan Penyiaran (LPP) Karakter Unsulbar tersebut diikuti oleh 150 civitas akademika Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dengan materi yang berfokus pada pengelolaan keuangan pribadi, penggunaan layanan keuangan secara bijak, serta antisipasi berbagai modus penipuan digital.
Kepala OJK Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Moch Muchlasin, mengatakan peningkatan literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan memiliki kemampuan finansial yang baik.
“Pemahaman keuangan yang baik sejak usia sekolah hingga perguruan tinggi merupakan bekal penting bagi generasi muda dalam merencanakan masa depan,” ujar Muchlasin, Senin, 15 Juni 2016.
Ia menambahkan, generasi muda tidak hanya dituntut mampu mengelola keuangan secara bijak, tetapi juga harus memahami penggunaan layanan keuangan digital secara aman di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat. “Selain mampu mengelola keuangan secara bijak, generasi muda juga perlu memiliki kemampuan untuk memanfaatkan layanan keuangan digital secara cerdas serta memahami berbagai risiko yang dapat muncul dalam aktivitas keuangan di era digital,” katanya.
Muchlasin menilai hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 menunjukkan tren yang positif. Tingkat literasi keuangan kelompok pelajar dan mahasiswa tercatat mencapai 61,76 persen, meningkat dibandingkan 56,42 persen pada 2024. Sementara literasi keuangan syariah juga mengalami peningkatan dari 30,17 persen menjadi 40,49 persen.
“Data ini menunjukkan perkembangan yang menggembirakan, namun edukasi yang berkelanjutan tetap diperlukan agar generasi muda semakin memahami manfaat, risiko, hak, dan kewajiban dalam menggunakan produk dan layanan jasa keuangan,” jelasnya.
Melalui kegiatan yang menjangkau total 370 pelajar dan mahasiswa di tiga kabupaten di Sulawesi Barat tersebut, OJK Sulselbar berharap dapat mendorong lahirnya generasi muda yang semakin melek keuangan, memiliki budaya menabung yang kuat, bijak dalam bertransaksi digital, serta mampu menjadi agen literasi keuangan di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Upaya tersebut juga diharapkan dapat mendukung terciptanya budaya keuangan yang sehat, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan berkontribusi terhadap stabilitas serta pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....