Digitalisasi Pajak Desa Lewat Coretax Direktorat Jenderal Pajak

  • 30 Jul 2025 15:45 WIB
  •  Makassar

KBRN, Enrekang : Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Enrekang terus mendorong peningkatan kapasitas aparatur desa dalam pengelolaan pajak. Salah satu langkah konkretnya adalah dengan menggelar sosialisasi penggunaan aplikasi Coretax milik Direktorat Jenderal Pajak (DJP) kepada para bendahara desa dari Kecamatan Enrekang dan Kecamatan Cendana.

Kegiatan yang dilangsungkan di Aula DPMD Kabupaten Enrekang ini diikuti lebih dari 20 perwakilan desa. Sosialisasi ini menitikberatkan pada pemahaman teknis dan praktik langsung penggunaan sistem Coretax — mulai dari pembuatan akun, pengisian bukti potong, pelaporan SPT Masa, hingga pembuatan kode billing pajak, Selasa (29/7/2025).

Kepala KP2KP Enrekang, Sudirman, dalam sambutannya menekankan pentingnya penguasaan sistem digital perpajakan di tingkat desa. “Kami berharap kegiatan ini memberi pengalaman langsung bagi bendahara desa agar bisa menjalankan kewajiban perpajakannya dengan lebih tertib dan mudah melalui Coretax,” ujarnya.

Salah satu pemateri, Rio Lutfi, mengungkapkan bahwa Coretax dirancang agar lebih praktis dan transparan, sehingga pelaporan dan pembayaran pajak bisa dilakukan secara efisien tanpa bergantung pada pihak ketiga. “Kalau sudah terbiasa, Coretax justru mempermudah kerja bendahara desa. Silakan dicoba mandiri nanti agar makin lancar,” tuturnya.

Tak hanya lokal, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Kantor Wilayah DJP Sulselbartra. Sumin, Kepala Seksi Kerja Sama dan Humas Kanwil DJP Sulselbartra, mengapresiasi langkah KP2KP Enrekang yang proaktif melakukan edukasi hingga ke akar pemerintahan. “Ini bagian dari transformasi digital DJP. Kami ingin agar budaya patuh pajak tumbuh dari tingkat desa. Sistem ini hadir untuk mempermudah, bukan menyulitkan,” ujar Sumin.

Sosialisasi ini menjadi bagian dari strategi nasional DJP dalam memperluas literasi perpajakan berbasis digital, sejalan dengan prinsip akuntabilitas keuangan desa dan pemanfaatan teknologi untuk transparansi anggaran publik.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....