Konten Budaya di Media Sosial Perkuat Promosi Wisata Makassar

  • 21 Sep 2026 06:24 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Perkembangan budaya lokal di Kota Makassar semakin mendapat perhatian, termasuk melalui berbagai konten yang dibagikan di media sosial. Beragam pertunjukan seni dan budaya dinilai mampu menjadi daya tarik wisata sekaligus memperkenalkan identitas daerah kepada masyarakat luas.

Dosen Prodi Pariwisata FIB Unhas Aqila Nurul Khaerani Latif, S.E., M.Par. dalam Obrolan Apresiasi Budaya Lokal Pro4 RRI Makassar edisi Sabtu, 19 September 2026 mengatakan, perkembangan kegiatan seni dan budaya di Makassar terlihat dari semakin banyaknya pertunjukan yang digelar oleh pemerintah, komunitas, maupun sanggar seni.

Menurutnya, kawasan Pantai Losari tidak hanya menjadi salah satu ikon Kota Makassar, tetapi juga kerap menjadi lokasi berbagai kegiatan seni dan budaya. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa budaya lokal masih memiliki tempat yang kuat di tengah masyarakat.

“Banyak pergelaran seni dan budaya yang digelar, baik dari dinas maupun komunitas. Itu menandakan bahwa budaya di Makassar sudah sangat kental,” ujar Akila.

Aqila menambahkan, pertunjukan seni yang melibatkan komunitas dan sanggar, termasuk tari-tarian khas Sulawesi Selatan, turut memperluas pengenalan budaya daerah. Bahkan, sejumlah pertunjukan dinilai mulai mendapat perhatian di tingkat nasional maupun internasional.

“Perkembangan tersebut juga memberikan dampak terhadap sektor pariwisata. Wisatawan yang datang ke Makassar tidak hanya tertarik dengan kuliner, tetapi juga mulai mencari pengalaman budaya melalui pertunjukan seni, tradisi, dan kegiatan masyarakat lokal”, ucap Aqila.

Dari perspektif pariwisata, lanjut Aqila, budaya merupakan salah satu sumber daya wisata karena memiliki kemampuan untuk menarik masyarakat melakukan perjalanan ke suatu daerah. “Budaya itu sebagai sumber daya wisata, yaitu hal-hal yang bisa menarik orang untuk berwisata. Ketika disandingkan dengan pariwisata, budaya menjadi identitas kita,” jelasnya.

Menurutnya, ketertarikan terhadap budaya lokal juga dapat mendorong wisatawan dari berbagai daerah, bahkan mancanegara, untuk berkunjung ke Makassar dan wilayah Sulawesi Selatan dapat muncul melalui berbagai aspek, mulai dari seni pertunjukan hingga peninggalan sejarah dan artefak budaya.

“Tari-tarian menjadi salah satu bentuk budaya lokal yang saat ini cukup diminati sebagai bagian dari konten pariwisata. Selain itu, pertunjukan kolosal dan konser musikal juga dapat menjadi daya tarik baru bagi wisatawan, khususnya generasi muda”, kata Aqila.

Ia melihat keberadaan komunitas anak muda dan kreator konten di Makassar turut berperan dalam memperkenalkan potensi budaya daerah melalui media sosial. Konten yang dibuat tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga dapat menjadi sarana promosi budaya dan pariwisata.

“Selain mendapatkan cuan, mereka juga memperkenalkan Makassar secara global. Itu menjadi bagian dari kebanggaan mereka terhadap budaya di Makassar”, ungkap Aqila.

Dengan demikian, pemanfaatan budaya sebagai konten media sosial dapat menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan identitas lokal sekaligus mendukung perkembangan pariwisata, selama tetap memperhatikan nilai dan karakter budaya yang diwariskan oleh masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....