Pengakuan atas WBTB di Sulawesi Selatan
- 14 Feb 2026 22:03 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar- Daerah Sulawesi Selatan dinilai sangat kaya dengan benda- benda tangible dan intangible. Baik yang terekam secara nilai maupun yang tervisualisasi secara material atau dalam bentuk fisik.
Hal tersebut di sampaikan Daeng Abdi Mahesa seorang Budayawan Muda asal Sulawesil Selatan yang sekarang berdomisili di Jakarta, melalui Pro4 RRI Makassar dalam Progran Apresiasi Budaya Lokal.Sabtu, 14 Februari 2026.
Daeng Abdi menceritakan bahwa benda-benda fisik tersebut lahir dari proses indeginisasi dan proses pengalaman yang panjang. Dimana masyarakat menciptakan alat tersebut selain memiliki fungsi sosial,fungsi spiritual dan fungsi esfetika sekaligus fungsi penanda identitas.
"Produk-produk dan ekspresi kebudayaan ini lanjut Daeng Abdi,menjadi hal penting karena budaya kita memiliki kemiripan dengan daerah lain. Sehingga harus di tampakkan apa ciri khasnya,keunikannya atau keistimewaannya dan di anggap urgen yang sifatnya langka dengan usia minimal 50 tahun, "ujarnya.
Sebagai karya inovasi suatu budaya wajib berusia minimal 50 tahun sehingga bisa di akui sebagai Warisan Budaya Tak Benda. Hal tersebut juga memiliki fungsi sosial yang masih terus di jaga,di rawat atau bahkan kondisinya.
"Selain itu poisisnya ini sangat strategis dalam pemertahanan yang begitu rentan mengalami kepunahan dan juga degrasi atau penurunan tingkat apresiasi serta partisipasi masyarakat terhadap tradisi tersebut, "tegas Daeng Abdi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....