Ancaman Karhutla Mengintai, Polres Maros Perkuat Patroli dan Deteksi Dini

  • 11 Agt 2026 21:12 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Maros - Memasuki musim kemarau, potensi kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Kabupaten Maros menjadi perhatian serius. Untuk mengantisipasi ancaman tersebut, Polres Maros menggelar Apel Siaga Karhutla dengan melibatkan berbagai unsur lintas sektor, Selasa 11 Agustus 2026.

Apel tersebut diikuti personel Polri bersama TNI, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Satpol PP, Manggala Agni, serta sejumlah instansi terkait lainnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan sekaligus memastikan seluruh unsur memiliki pola penanganan yang cepat dan terkoordinasi apabila terjadi kebakaran hutan maupun lahan.

Kapolres Maros AKBP Devi Sujana, yang memimpin apel menegaskan, pencegahan harus menjadi langkah utama dalam menghadapi ancaman karhutla. Menurutnya, kesiapsiagaan tidak cukup hanya dilakukan ketika kebakaran sudah terjadi. Patroli di wilayah rawan, deteksi dini, edukasi masyarakat, serta koordinasi antarinstansi harus diperkuat sejak awal.

“Karhutla merupakan ancaman yang harus kita antisipasi bersama. Saya mengajak seluruh personel dan seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, melakukan deteksi dini, memperkuat koordinasi, serta mengedepankan langkah-langkah pencegahan,” ujar Devi Sujana.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Aktivitas pembakaran yang tidak terkendali dapat dengan cepat meluas, terutama saat kondisi cuaca panas dan kering.

“Jangan sampai ada aktivitas pembakaran lahan yang dapat memicu kebakaran lebih luas,” tegasnya.

Selain apel, Polres Maros juga melakukan pengecekan kesiapan personel dan sarana pendukung penanggulangan karhutla. Pemeriksaan meliputi peralatan serta kendaraan operasional yang akan digunakan apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh personel dan peralatan dalam kondisi siap bergerak, sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin sebelum api meluas.

Kapolres menekankan, penanganan karhutla membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Pemerintah daerah, aparat keamanan, petugas pemadam, relawan hingga masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah dan menangani kebakaran.

Polres Maros juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam mencegah karhutla.

Warga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Deteksi dan laporan sedini mungkin dinilai sangat penting agar petugas dapat segera melakukan tindakan dan mencegah api meluas. Melalui Apel Siaga Karhutla, Polres Maros menegaskan komitmennya memperkuat pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau.

Sinergi lintas sektor dan partisipasi masyarakat diharapkan mampu menekan risiko karhutla sekaligus melindungi lingkungan, kesehatan, serta aktivitas masyarakat di Kabupaten Maros.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....