Jangan Asal Berzikir, Ustadz Sa'ad Ingatkan Pentingnya Penghayatan

  • 31 Jul 2026 08:27 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Memahami makna zikir dan syahadat menjadi kunci agar ibadah tidak berhenti sebagai rutinitas lisan semata. Pesan itu disampaikan Ustadz Sa'ad Kafrawi dalam program Nuansa Fajar Pro 4 RRI Makassar, Jumat, 31 Juli 2026, saat mengajak umat Islam menghayati setiap kalimat zikir yang diucapkan agar menghadirkan ketenangan jiwa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dalam tausiahnya, Ustadz Sa'ad Kafrawi mengibaratkan seseorang yang rajin berzikir tanpa memahami makna dan tata caranya seperti orang yang memperoleh hadiah mobil mewah jenis Alphard, tetapi tidak mengetahui cara mengemudikannya. Menurutnya, sesuatu yang bernilai tinggi akan kehilangan manfaat jika tidak dipahami cara menggunakannya dengan benar.

Ustadz Sa'ad Kafrawi menjelaskan masih banyak umat Islam yang rutin membaca zikir pada pagi, petang, maupun malam hari, tetapi merasa doa-doanya belum juga dikabulkan. Kondisi tersebut, menurutnya, terjadi karena zikir belum benar-benar dihayati dan hanya menjadi kebiasaan yang diucapkan melalui lisan.

"Begitu banyak orang yang berzikir tetapi hanya sekadar ucapan, zikir malam, zikir di petang, zikir di pagi hari, tetapi hanya sekadar berzikir. Itulah salah satu sebab sehingga doa-doa kita kurang diijabah oleh Allah SWT. Maka pada kesempatan hari ini saya ingin berbagi bagaimana cara kita berzikir yang sebenarnya," ujar Ustadz Sa'ad Kafrawi.

Ustad Saat Kafrawi ( Sumber : Youtube @Saat Kafrawi)

Selain membahas pentingnya penghayatan zikir, Ustadz Sa'ad Kafrawi juga mengingatkan masyarakat agar memperhatikan cara melafalkan kalimat syahadat. Ia menilai masih banyak kesalahan pengucapan yang terjadi, termasuk dalam khutbah Jumat maupun dalam praktik sehari-hari.

Ustadz Sa'ad Kafrawi menjelaskan bahwa lafal asyhadu alla ilaha illallah harus dibaca sesuai kaidah tajwid, khususnya hukum idgham bilagunnah, dan tidak diputus menjadi asyhadu Allah. Menurutnya, kesalahan pelafalan tersebut dapat mengubah makna dasar dari kalimat tauhid.

Ia menerangkan bahwa jika diucapkan asyhadu Allah, maknanya berubah menjadi "Saya bersaksi Allah", sedangkan bacaan yang benar adalah asyhadu alla yang berarti "Saya bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah". Karena itu, perbaikan bacaan syahadat menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan setiap muslim.

Dalam penjelasannya, Ustadz Sa'ad Kafrawi juga menyampaikan pandangan para ulama sufi mengenai anjuran menyambung dua kalimat syahadat dalam satu tarikan napas apabila mampu. Hal tersebut melambangkan kesinambungan persaksian kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW sebagai cerminan konsep Nur 'ala Nur dalam Surah An-Nur ayat 35.

Meski demikian, Ustadz Sa'ad Kafrawi menegaskan bahwa syariat tetap memberikan keringanan bagi orang yang memiliki keterbatasan napas. Memutus bacaan syahadat tetap diperbolehkan selama terdapat alasan yang dibenarkan, dan niat untuk menyambungkannya tetap bernilai sebagai amal kebaikan.

Menutup tausiahnya, Ustadz Sa'ad Kafrawi mengibaratkan zikir sebagai tabungan pahala sekaligus benteng yang menjaga kepribadian seorang mukmin dalam menghadapi berbagai situasi kehidupan. Menurutnya, orang yang terbiasa berzikir akan lebih mudah mengingat Allah SWT ketika menghadapi musibah maupun keadaan yang tidak terduga.

"Orang yang tidak pernah berzikir sama halnya dia tidak punya tabungan, dan orang yang sering berzikir kepada Allah SWT serta sering berselawat kepada Rasulullah SAW itu akan menjadi tabungannya. Orang yang sering berzikir, seketika dia mendapatkan sesuatu yang mengagetkan, pasti secara otomatis dia akan mengucapkan astaghfirullah," jelas Ustadz Sa'ad Kafrawi.

Melalui program Nuansa Fajar Pro 4 RRI Makassar, masyarakat diharapkan tidak hanya memperbanyak zikir, tetapi juga memahami makna, tata cara, dan pelafalannya dengan benar. Dengan demikian, zikir diharapkan menjadi ibadah yang mampu menghadirkan ketenangan hati, memperkuat keimanan, serta menjadi jalan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....