Telkom Makassar Kembangkan DEKKENG App

  • 18 Feb 2026 17:31 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Berawal dari tugas lomba dalam rangka ulang tahun sekolah, empat siswa kelas 10 A di SMK Telkom Makassar berhasil mengembangkan sebuah aplikasi bernama DEKKENG App. Di balik hasil inovatif tersebut, tersimpan proses panjang penuh tantangan dan pembelajaran.

Tim yang terdiri dari Ahmad Mujaahid S sebagai Chief Executive Officer (CEO), Almer Daffa Andilolo, Arung Qasthalani Masgena, dan A. Ahmad Raka Defano mengaku awalnya belum memiliki latar belakang kuat dalam pengembangan aplikasi. Sebagai siswa baru, mereka masih beradaptasi dengan lingkungan dan sistem pembelajaran di sekolah.

Namun, kewajiban mengikuti lomba justru menjadi titik awal keberanian mereka untuk mencoba hal baru. Dari diskusi sederhana, lahirlah gagasan membuat platform yang dapat membantu siswa menentukan arah masa depan melalui peran alumni.

Dalam proses pengembangan, tantangan terbesar bukan hanya teknis, tetapi juga komunikasi dan pembagian tugas antar anggota tim. Mengatur waktu antara belajar dan mengembangkan aplikasi menjadi ujian tersendiri.

Setiap anggota memiliki peran penting. Defano berkontribusi dalam desain tampilan aplikasi mulai dari halaman login hingga beranda. Arung bertanggung jawab dalam pengeditan video promosi. Daffa menyusun alur sistem aplikasi agar berjalan terstruktur. Sementara Ahmad Mujaahid S mengoordinasikan keseluruhan proyek agar tetap berjalan sesuai rencana.

Meski menghadapi berbagai kendala, mereka tidak berjalan sendiri. Guru-guru di SMK Telkom Makassar memberikan pendampingan intensif, terutama dalam penyempurnaan konsep dan pengembangan teknis. Sekolah juga membantu menjembatani komunikasi dengan alumni yang sulit dijangkau.

“Mungkin karena kita baru 3 bulan jadi siswa di SMK Telkom Makassar, kami butuh pendampingan dari orang-orang yang sudah paham dan Alhamdulillah sekali kami sangat dibantu oleh guru-guru yang memang sudah expert di bidangnya untuk pengembangan aplikasi ini” ungkap Ahmad saat ditanya mengenai tantangan yang dialami selama pengembangan aplikasi yang dibuat bersama teman-teman.

DEKKENG sendiri merupakan singkatan dari Digital Ecosystem for Knowledge Networking and Globalization. Nama tersebut dipilih karena mencerminkan tujuan besar aplikasi: membangun jaringan pengetahuan yang berkelanjutan antara siswa dan alumni.

Bagi tim pengembang, keberhasilan melahirkan DEKKENG bukan hanya tentang menciptakan aplikasi, tetapi tentang membuktikan bahwa siswa kelas 10 pun mampu berinovasi jika diberi kesempatan dan dukungan.

Mereka berharap kisah ini dapat menginspirasi generasi muda untuk tidak takut mencoba hal baru, meski belum memiliki pengalaman. Karena dari keberanian mencoba, lahir pembelajaran, dan dari pembelajaran itulah muncul inovasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....