Ust. Ijaz Muslim: Pikiran Baik Pengaruhi Amal dan Tindakan

  • 06 Jun 2026 06:53 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, MAKASSAR - Ratusan jemaah memadati Masjid Al Muawanah RRI Makassar untuk melaksanakan ibadah salat Jumat 05 Juni 2026. Dalam kesempatan tersebut, Ust. Ijaz Muslim, S.Sos.I., M.Sos.I. hadir sebagai khatib dengan membawa materi khutbah bertajuk "Berpikir yang Baik Menentukan Amal dan Perbuatan".

Dalam khutbahnya, Ust. Ijaz Muslim mengingatkan jemaah akan pentingnya menjaga kesucian pikiran agar tidak mudah terombang-ambing oleh hasutan yang merusak. Beliau menegaskan bahwa manusia yang jauh dari mengingat Allah SWT akan menjadi sasaran empuk bagi bisikan-bisikan jahat, baik yang datang dari golongan jin maupun sesama manusia, sebagaimana yang telah diperingatkan dalam Al-Qur'an Surah An-Nas.

Lebih lanjut, Ust. Ijaz menguraikan fenomena masyarakat modern saat ini yang kerap terjebak dalam kesalahpahaman berpikir setelah memutuskan untuk berhijrah. Banyak orang merasa bahwa setelah melaksanakan salat, zikir, dan zakat, kehidupan mereka harus selalu berjalan mulus tanpa hambatan. Ketika kenyataan hidup justru menghadirkan ujian dan penderitaan, tidak sedikit yang mulai mempertanyakan keadilan Allah SWT hingga akhirnya kembali terjerumus ke dalam maksiat.

"Kebanyakan manusia modern saat ini ketika dia berhijrah kepada Allah, bertobat kepada Allah, kembali lagi bermaksiat itu disebabkan karena salah dalam berpikir. Orang yang salah dalam berpikir maka akan mempengaruhi segala ucapannya, mempengaruhi tindakannya, mempengaruhi segala apa yang ada di dalam dirinya. Makanya Islam mengajarkan kita untuk benar dalam berpikir." Ujarnya di hadapan ratusan Jamaah.

Ust. Ijaz Muslim, S.Sos.I., M.Sos.I. hadir sebagai khatib dengan membawa materi khutbah bertajuk "Berpikir yang Baik Menentukan Amal dan Perbuatan". Jum'at 05 Juni 2026

Khatib kemudian mengajak jemaah untuk meneladani keteguhan hati para nabi terdahulu, salah satunya adalah Nabi Ayub AS. Meskipun ditimpa ujian berupa penyakit kulit yang sangat berat, Nabi Ayub AS tidak sedikit pun berpaling atau berburuk sangka kepada penciptanya. Fondasi iman yang kokoh serta cara berpikir yang baik inilah yang melahirkan kecerdasan spiritual dan intelektual yang luar biasa pada diri sang nabi.

"Islam memerintahkan kepada kita untuk benar di dalam berpikir. Orang yang benar dalam berpikir maka insyaallah akan melahirkan di dalam dirinya yang namanya kesabaran. Maka marilah kita senantiasa memakai akal pikiran kita ini, afala ta'qilun, afala tatafakkarun, mengapa engkau tidak mempergunakan akal itu? Semoga dengan pikiran yang kita miliki akan membimbing kita kepada hal-hal yang baik."Ungkapnya.

Menutup khutbahnya, Ust. Ijaz Muslim menyerukan kepada seluruh jemaah agar senantiasa memaksimalkan fungsi akal sehat yang telah dianugerahkan oleh Allah SWT. Dengan menjaga pikiran tetap positif dan berlandaskan iman, seorang muslim akan mampu menyikapi setiap ketetapan takdir, baik berupa nikmat maupun cobaan, dengan penuh kesabaran dan rasa syukur demi meraih rida Allah SWT.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....