Nilai-Nilai Spiritual Hindu dalam Ekotheologi
- 11 Feb 2026 22:25 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID,Makassar - Program siaran Hindu Dharma PRO1 RRI Makassar kembali menghadirkan dialog yang mengangkat tema “Nilai-Nilai Spiritual Hindu Dalam Ekotheologi” sebagai upaya memperkuat kesadaran umat terhadap kelestarian alam. Siaran yang dipandu oleh Hartini ini menghadirkan narasumber DR I Gst Ayu Uik Astuti, Wakil Ketua WHDI sekaligus pengurus PHDI Kota Makassar, yang memaparkan keterkaitan antara ajaran spiritual Hindu dan tanggung jawab menjaga lingkungan hidup. Pembahasan ini menjadi relevan di tengah berbagai tantangan ekologis yang dihadapi masyarakat saat ini.
Dalam pemaparannya, DR I Gst Ayu Uik Astuti menjelaskan bahwa konsep ekoteologi dalam Hindu tidak terlepas dari ajaran Tri Hita Karana, yakni keseimbangan hubungan antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama, serta manusia dengan alam. Menurutnya, ajaran ini menempatkan alam sebagai bagian yang harus dihormati dan dijaga karena merupakan manifestasi dari kekuatan ilahi. “Dalam perspektif Hindu, alam bukan sekadar sumber daya, melainkan bagian dari ciptaan suci yang harus dijaga keseimbangannya agar kehidupan tetap harmonis,” ujarnya, Rabu, 11 Februari 2026.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa nilai spiritual dalam Hindu mendorong umat untuk mempraktikkan sikap hidup yang ramah lingkungan, seperti mengurangi limbah, menjaga kebersihan, dan merawat sumber air. Ia menilai, kesadaran ekologis bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga bagian dari praktik keagamaan sehari-hari. Melalui berbagai ritual dan tradisi, umat Hindu diajak untuk selalu bersyukur dan menghormati alam sebagai anugerah yang harus dilestarikan.
Program dialog ini juga menyoroti pentingnya pendidikan lingkungan berbasis nilai-nilai spiritual kepada generasi muda. Menurut DR I Gst Ayu Uik Astuti, penguatan nilai tersebut dapat dilakukan melalui keluarga, sekolah, serta organisasi keagamaan. Dengan memahami bahwa menjaga alam merupakan bagian dari dharma, generasi muda diharapkan memiliki kepedulian yang lebih besar terhadap isu lingkungan. “Ketika nilai spiritual ditanamkan sejak dini, maka kesadaran ekologis akan tumbuh sebagai bagian dari karakter, bukan sekadar kewajiban,” tambahnya.
| Baca juga: Keutamaan Istigfar Menjelang Berbuka Puasa |
Hartini selaku pemandu acara turut mengajak pendengar untuk merefleksikan peran masing-masing dalam menjaga lingkungan. Ia menilai bahwa dialog seperti ini menjadi ruang edukasi publik yang penting, terutama dalam membangun kesadaran lintas agama tentang pelestarian alam. Siaran Hindu Dharma PRO1 RRI Makassar pun diharapkan mampu memperluas wawasan masyarakat tentang hubungan erat antara spiritualitas dan keberlanjutan lingkungan.
Di akhir perbincangan, DR I Gst Ayu Uik Astuti mengajak masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai spiritual sebagai landasan dalam menjaga bumi. Ia menegaskan bahwa upaya pelestarian alam harus dimulai dari hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari. “Merawat alam adalah bentuk bhakti kepada Tuhan. Jika kita menjaga keseimbangan alam, maka sesungguhnya kita sedang menjaga keberlangsungan hidup seluruh makhluk,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....