Sampah Kiriman Penuhi Kayu Bangkoa, Kelurahan Bulogading Bergerak Setiap Hari
- 30 Sep 2026 12:05 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Pemerintah Kelurahan Bulogading, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, terus mengintensifkan penanganan sampah di kawasan Dermaga Kayu Bangkoa. Langkah tersebut untuk menjaga kebersihan kawasan pesisir yang menjadi salah satu titik aktivitas masyarakat dan transportasi laut.
Lurah Bulogading Rudyansyah Jufri mengatakan, Dermaga Kayu Bangkoa merupakan bagian dari wilayah administrasi Kelurahan Bulogading. Karena itu, pihak kelurahan secara rutin melakukan pemantauan dan pembersihan di kawasan tersebut. Dikatakan, petugas Satgas Kelurahan Bulogading bersama petugas kebersihan secara rutin mengontrol kondisi wilayah, khususnya area bibir pantai dan sekitar Dermaga Kayu Bangkoa.
“Setiap hari kami selalu mengontrol bersama teman-teman petugas Satgas yang ada di Kelurahan Bulogading dan memonitor teman-teman petugas untuk selalu membersihkan wilayah-wilayah area bibir pantai, terkhusus juga di Dermaga Kayu Bangkoa,” kata Rudyansyah, Rabu 30 September 2026.
Ia menjelaskan, sampah yang berada di sekitar dermaga tidak seluruhnya berasal dari aktivitas masyarakat setempat. Sebagian sampah disebut terbawa dari laut, termasuk sampah yang berasal dari kapal-kapal yang datang dari wilayah kepulauan. Selain itu, sampah juga dapat terbawa arus dari sejumlah muara dan kanal yang berada di wilayah lain di Kota Makassar sebelum akhirnya masuk ke kawasan pesisir Kayu Bangkoa.
Untuk mengantisipasi penumpukan, petugas kebersihan melakukan penyisiran dan pengangkutan sampah setiap hari. Kegiatan tersebut dilakukan mulai pagi hingga malam, terutama di kawasan depan dermaga dan sepanjang jalan protokol. “Kami setiap hari mulai dari pagi sampai malam selalu menyisir atau membersihkan sampah-sampah yang ada di depan Dermaga Kayu Bangkoa, khususnya di depan jalan protokol,” ujarnya.
Rudyansyah menambahkan, penanganan sampah juga dilakukan melalui koordinasi dengan tokoh masyarakat dan warga yang beraktivitas di sekitar dermaga. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk mempercepat pembersihan apabila terjadi penumpukan sampah.
Menurutnya, kerja bakti biasanya dilakukan pada sore hari dengan mempertimbangkan kondisi pasang surut air laut. Saat air mulai surut, warga dan petugas lebih mudah menjangkau sampah yang berada di sekitar kawasan dermaga. “Kami selalu berkolaborasi dengan tokoh-tokoh masyarakat yang sering beraktivitas di sekitar Dermaga Kayu Bangkoa, bersama Haji Sukiman dan teman-temannya untuk melakukan kerja-kerja bakti apabila sampah yang ada di Dermaga Kayu Bangkoa itu banyak,” tutur Rudyansyah.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah kelurahan, petugas kebersihan, dan masyarakat terus diperkuat sehingga persoalan sampah di kawasan Dermaga Kayu Bangkoa dapat ditangani secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....