Jajaran Kecamatan Panakkukang Bersihkan Kanal Karuwisi–Pettarani

  • 14 Apr 2026 19:46 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Pemerintah Kota Makassar kembali menunjukkan respons cepat terhadap aduan masyarakat terkait persoalan kebersihan lingkungan. Wali Kota Munafri Arifuddin langsung menginstruksikan jajaran wilayah untuk menangani penumpukan sampah di kanal Karuwisi–Pettarani, Senin malam 13 Maret 2026.

Kanal yang berada di perbatasan Kecamatan Panakkukang dan Kecamatan Makassar itu dilaporkan mengalami penumpukan sampah cukup parah. Kondisi tersebut mengganggu aliran air sekaligus merusak estetika lingkungan sekitar.

Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran Kecamatan Panakkukang bergerak cepat dengan melibatkan pihak kelurahan, RT/RW, serta tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Makassar. Dengan dukungan alat berat dan personel lapangan, proses pengerukan sampah dilakukan secara intensif.

Dalam waktu kurang lebih satu jam, tumpukan sampah berhasil diangkat seluruhnya. Kanal yang sebelumnya dipenuhi sampah kembali bersih, aliran air lancar, dan kawasan Karuwisi–Pettarani kembali tertata.

Camat Panakkukang Syahril turun langsung memantau proses pembersihan di lokasi. Ia memastikan seluruh penanganan berjalan cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran.

Menurut Syahril, penumpukan sampah dipicu terbukanya salah satu saluran kanal di bagian hulu, sehingga aliran sampah dari wilayah Bara-baraya Timur dan Bara-baraya Selatan bergeser menuju kawasan Karuwisi hingga Tamamaung. “Padahal pagi tadi kondisi masih bersih, tapi begitu dibuka, sampah langsung mengalir ke sini,” ujarnya.

Ia menegaskan persoalan tersebut bukan semata sampah lokal, melainkan kiriman dari wilayah lain yang terbawa arus air. Meski demikian, pihaknya menolak saling menyalahkan dan menekankan pentingnya kolaborasi lintas wilayah.

“Kita tidak ingin saling menyalahkan. Ini tanggung jawab bersama. Semua harus berbaur untuk menyelesaikan persoalan ini,” tegas Syahril.

Sebagai langkah lanjutan, pihak kecamatan juga menginstruksikan pemindahan kontainer sampah ke lokasi yang lebih representatif agar tidak lagi menimbulkan kesan kumuh di pinggir jalan. Pemerintah setempat berharap penataan tersebut dapat mencegah persoalan serupa terulang di kemudian hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....