Pemkot Terjunkan Perahu Pattasaki Bersihkan Sampah Laut Losari hingga Dermaga

  • 06 Jun 2026 19:40 WIB
  •  Makassar

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

RRI.CO.ID, Makassar — Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang menggelar aksi gotong royong membersihkan kawasan pesisir dan laut mulai dari Anjungan Pantai Losari hingga Dermaga Kayu Bangkoa, Sabtu 6 Juni 2026.

Camat Ujung Pandang, Nanin Sudiar, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan pesisir, mencegah pencemaran laut, melindungi ekosistem biota laut, serta mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kota Makassar.

Dalam kegiatan itu, Kecamatan Ujung Pandang menerjunkan dua unit perahu Pattasaki beserta personel satuan tugas kebersihan untuk mengangkut sampah yang mengapung di perairan. Selain itu, satgas kecamatan dan kelurahan turut menyisir kawasan pesisir guna mengumpulkan sampah yang berserakan di sepanjang garis pantai sekitar Pantai Losari.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem laut yang selama ini terancam oleh sampah, terutama sampah plastik. Momentum Hari Lingkungan Hidup 2026 ini menjadi aksi nyata untuk memulihkan lingkungan sesuai arahan Wali Kota Makassar,” ujar Nanin.

Area pembersihan mencakup kawasan pesisir dari Pantai Losari hingga Dermaga Kayu Bangkoa. Sejumlah personel kebersihan dan armada laut dikerahkan untuk memastikan sampah di daratan maupun perairan dapat terangkut dengan baik.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari kelompok masyarakat Pappalimbang Kelurahan Lae-Lae, pengurus dan anggota KNPI Kecamatan Ujung Pandang, RT/RW dari Kelurahan Maloku, Bulogading, dan Losari, hingga guru, siswa SD Sudirman 3, serta warga yang bermukim di sekitar kawasan pesisir.

Menurut Nanin, aksi kolaboratif ini menjadi wujud komitmen Kecamatan Ujung Pandang dalam mendukung gerakan pelestarian lingkungan sekaligus membangun kesadaran masyarakat bahwa menjaga laut dan pesisir merupakan tanggung jawab bersama.

Dari hasil kegiatan bersih-bersih tersebut, petugas berhasil mengumpulkan lebih dari 108 kilogram sampah dari kawasan pesisir dan laut. Rinciannya, Kelurahan Maloku mengumpulkan 42,22 kilogram sampah, Kelurahan Losari 13,8 kilogram, dan Kelurahan Bulogading 52 kilogram.

Selain pembersihan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya agar tidak berakhir mencemari lingkungan perairan. Nanin mengingatkan bahwa sampah yang dibuang ke selokan, drainase, kanal, maupun area anjungan pada akhirnya akan bermuara ke laut dan mencemari kawasan pesisir, termasuk Pantai Losari yang menjadi ikon wisata Kota Makassar.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuang sampah ke laut, saluran air, got, kanal maupun drainase. Sampah yang dibuang ke sana pada akhirnya akan bermuara ke pantai dan mencemari lingkungan. Mari bersama-sama menjaga kebersihan laut dan pesisir demi lingkungan yang sehat dan berkelanjutan,” kata Nanin.

Dengan lingkungan pesisir yang bersih dan sehat, diharapkan ekosistem laut tetap terjaga serta kawasan wisata pesisir Makassar dapat terus menjadi kebanggaan masyarakat dan daya tarik bagi wisatawan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....