Bupati Sidrap Cek Sawah Arateng, Serahkan 18 Pompa Air
- 01 Sep 2026 08:51 WIB
- Makassar
RRI. CO. ID, SIDRAP - Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif meninjau kondisi persawahan di Arateng, Kelurahan Tellu Limpoe, Kecamatan Watang Pulu, yang terdampak kekeringan akibat fenomena El Nino, Senin (31/8/2026). Dalam kunjungan tersebut, Syaharuddin melihat langsung kondisi lahan pertanian dan meninjau Danau Sidenreng yang menjadi salah satu sumber air bagi masyarakat.
Penurunan debit air danau turut memengaruhi ketersediaan air untuk persawahan di sekitar Arateng. Untuk membantu petani mengatasi keterbatasan air, pemerintah menyerahkan 18 unit pompa air.
Peralatan tersebut akan digunakan secara bersama oleh kelompok tani untuk mengoptimalkan sumber air yang masih tersedia. "Saya langsung telepon Dinas Pertanian setelah melihat kondisi masyarakat. Kita bawa 18 pompa. Pompa ini menjadi milik bersama, semua kelompok tani silakan dipakai," Kata Syaharuddin.
Menurutnya, pompa air merupakan salah satu langkah cepat untuk membantu petani menghadapi kondisi kekeringan. Pemerintah juga menyiapkan sejumlah alternatif sumber air agar kebutuhan pertanian tidak hanya bergantung pada aliran melalui saluran tersier.
Salah satu alternatif yang disiapkan adalah memanfaatkan jaringan ledeng. Jika debit air memungkinkan, pompa berukuran kecil akan digunakan untuk mengalirkan air dari jaringan tersebut menuju lahan pertanian. "Besok akan dibantu alirkan air dari ledeng. Kalau ada air dari ledeng, kita pakai pompa kecil untuk mengambil air dari irigasi," ujarnya.
Selain jaringan ledeng, pemerintah akan mengoptimalkan sumber air yang masih tersedia di Danau Sidenreng. Syaharuddin meminta pemilik pompa di sekitar danau ikut memanfaatkan peralatan mereka untuk membantu memenuhi kebutuhan air petani.
"Air dari danau harus kita usahakan. Semua yang punya pompa di situ harus diusahakan pompanya," katanya.
Upaya lain yang disiapkan adalah pengerukan di sekitar sumber air untuk membantu memperlancar aliran dari danau. Saluran air di sekitar sungai juga akan dioptimalkan melalui kerja bakti bersama kelompok tani.
Syaharuddin juga menyoroti kondisi salah satu pompa berukuran enam inci yang mengalami kerusakan. Ia menyatakan akan mengganti pompa tersebut agar kembali dapat digunakan untuk membantu petani.
Untuk pompa Serasi, pemerintah akan memberikan tambahan perpipaan. Pipa yang tersedia sepanjang sekitar 100 meter akan diperpanjang hingga mencapai saluran tersier.
"Pompa Serasi pipanya baru 100 meter. Nanti kita berikan bantuan perpipaan supaya pipanya ditambah dan ditarik sampai ke tersier," jelasnya.
Selain persoalan air, pemerintah juga menyiapkan penanganan jalan tani untuk mendukung mobilitas petani. Dari sekitar delapan kilometer jalan tani yang membutuhkan penanganan, sekitar tiga kilometer telah dipersiapkan untuk dikerjakan.
"Saya cek tadi ada kurang lebih 8 kilometer yang akan kita kerjakan. Tiga kilometer sudah kita persiapkan," katanya.
Syaharuddin optimistis sumber air yang masih tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk membantu petani melewati kondisi kekeringan. "Potensi air kita banyak sekali. Kendalanya selama ini karena hanya terbiasa menunggu air lewat tersier. Saya sangat optimistis, saya yakin bisa," tegasnya.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Sidrap didampingi Kepala Dinas PSDA Andi Safari Renata beserta jajaran, Anggota DPRD Sidrap Albar, jajaran Dinas TPHPKP, Camat Watang Pulu, Lurah Arateng, penyuluh pertanian lapangan, serta kelompok tani.(**)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....