Dinas Koperasi dan UKM Makassar Dorong 1.484 Koperasi Melek Digital

  • 29 Agt 2026 07:32 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Sebanyak 1.484 koperasi terdata di Kota Makassar, namun baru 890 unit atau sekitar 60,4 persen yang dinilai masih aktif. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, Arlin Ariesta, saat memberikan sambutan pada Makassar Cooperative Expo 2026 di Balai Manunggal, Jumat, 28 Agustus 2026

Arlin mengatakan kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah dalam mendorong koperasi agar semakin adaptif terhadap perkembangan zaman dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, koperasi saat ini menghadapi tantangan untuk bergerak lebih adaptif, lincah dan melek digital, terutama di tengah akselerasi program strategis nasional Koperasi Merah Putih. “Di Kota Makassar terdapat 1.484 koperasi dan tercatat sebanyak 890 unit atau 60,4 persen yang masih aktif, termasuk di antaranya 153 koperasi kelurahan,” ujar Arlin.

Ia mengatakan Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Koperasi dan UKM terus memberikan dukungan dan berpartisipasi aktif dalam penguatan gerakan koperasi. Upaya tersebut dilakukan sejalan dengan momentum peringatan Hari Koperasi Nasional 2026.

Arlin menjelaskan, salah satu fokus pemerintah daerah adalah mendorong modernisasi tata kelola koperasi. Modernisasi dinilai penting agar koperasi mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta tuntutan masyarakat terhadap layanan yang cepat dan efektif.

Melalui Makassar Cooperative Expo 2026, Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar menghadirkan ruang pameran, promosi dan kolaborasi strategis bagi gerakan koperasi. Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk memperkenalkan berbagai potensi koperasi sekaligus memperluas jejaring usaha.

Menurut Arlin, penguatan koperasi tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah koperasi, tetapi juga memastikan koperasi mampu berkembang secara sehat, mandiri dan berkelanjutan. “Melalui kegiatan ini kami menghadirkan ruang pameran, promosi dan kolaborasi strategis bagi gerakan koperasi Kota Makassar guna memperkuat kebersamaan dan memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan yang mandiri, inklusif dan berdaya saing,” jelasnya.

Ia berharap momentum Makassar Cooperative Expo dapat meningkatkan semangat pelaku koperasi untuk melakukan inovasi dan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak. Koperasi juga diharapkan mampu memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada anggota.

Arlin menambahkan, penguatan koperasi menjadi bagian penting dalam membangun ekonomi kerakyatan di Kota Makassar. Dengan tata kelola yang modern, profesional dan adaptif, koperasi diharapkan mampu menjadi salah satu kekuatan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....