BMKG Sulsel Keluarkan Peringatan Dini Udara Panas, 13 Wilayah Waspada

  • 25 Agt 2026 15:39 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID,Makassar – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui kanal resminya mengeluarkan peringatan dini udara panas untuk sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan. Peringatan tersebut berlaku selama tiga hari, yakni Senin hingga Rabu, 24–26 Agustus 2026.

Dalam peringatan dini tersebut, BMKG menetapkan status waspada untuk wilayah yang berpotensi mengalami udara terasa panas pada ambang suhu 35 hingga 40 derajat Celsius. Sebanyak 13 wilayah masuk dalam kategori waspada selama periode tersebut. Wilayah itu meliputi Bone, Enrekang, Gowa, Makassar, Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, Maros, Pinrang, Sidrap, Soppeng, Takalar, dan Wajo.

Peringatan serupa berlaku pada Selasa, 25 Agustus 2026. BMKG masih mencantumkan seluruh wilayah tersebut dalam kategori waspada terhadap kondisi udara panas.

Sementara pada Rabu, 26 Agustus 2026, status waspada juga masih berlaku di wilayah Bone, Enrekang, Gowa, Makassar, Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, Maros, Pinrang, Sidrap, Soppeng, Takalar, dan Wajo. “WASPADA (Udara Terasa Panas di Ambang 35 - 40 degC),” demikian keterangan dalam peringatan dini yang dipublikasikan kanal resmi BMKG Sulawesi Selatan, Senin 24 Agustus 2026.

Dalam informasi tersebut, BMKG Sulsel tidak mencatat wilayah yang masuk kategori siaga, yakni kondisi udara terasa panas pada ambang 40–45 derajat Celsius, selama periode 24–26 Agustus 2026. Begitu pula dengan kategori awas yaitu kondisi udara terasa panas dengan ambang lebih dari 45 derajat Celsius. BMKG mencatat tidak ada wilayah di Sulawesi Selatan yang masuk dalam kategori tersebut selama periode peringatan.

Masyarakat di wilayah yang masuk kategori waspada diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca panas. Kondisi tersebut perlu diperhatikan terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan dalam durasi cukup lama.

BMKG Sulawesi Selatan terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan suhu di wilayah Sulsel. Masyarakat diharapkan mengikuti informasi cuaca terbaru dari kanal resmi BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap dampak kondisi udara panas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....