Wali Kota Makassar-Dirut Transjakarta Bahas Pengembangan Sistem Layanan Bus

  • 22 Agt 2026 11:21 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, terus membuka peluang menghadirkan layanan transportasi publik yang lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan mobilitas masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menggelar kick-off meeting secara daring bersama Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Welfizon Yuza, Jumat 21 Agustus 2026.

Pertemuan tersebut diikuti jajaran Pemerintah Kota Makassar, di antaranya unsur perencanaan, keuangan, pendapatan daerah, dan Dinas Perhubungan. Munafri mengatakan, pertemuan perdana itu bertujuan memperoleh gambaran awal mengenai berbagai hal yang perlu dipersiapkan untuk menghadirkan sistem layanan bus terintegrasi di Kota Makassar.

Pemerintah Kota juga ingin mempelajari berbagai skema yang telah diterapkan Transjakarta sebagai referensi pengembangan transportasi publik. "Kami berterima kasih atas waktu yang diberikan Pak Dirut beserta tim untuk menindaklanjuti hasil pertemuan sebelumnya di Jakarta. Pemerintah Kota Makassar berniat membangun sistem transportasi yang lebih baik di kota ini," ujar Munafri.

Ia menjelaskan, saat ini layanan Trans Sulsel yang dikelola Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah melayani sejumlah ruas jalan utama di Kota Makassar. Namun, Pemkot Makassar berupaya menghadirkan layanan bus yang mampu menghubungkan berbagai kawasan tanpa menimbulkan tumpang tindih dengan moda transportasi yang telah ada.

Menurut Munafri, kebutuhan transportasi publik semakin mendesak mengingat tingginya mobilitas masyarakat. Ia menyebut jumlah penduduk Makassar sekitar 1,4 juta jiwa pada malam hari dan meningkat hingga hampir dua juta orang pada siang hari akibat aktivitas masyarakat dari wilayah sekitar.

Meski demikian, setiap langkah pengembangan transportasi publik akan didasarkan pada kajian yang komprehensif. Untuk itu, Pemkot Makassar berharap pengalaman Transjakarta dapat menjadi referensi dalam menyusun sistem transportasi yang sesuai dengan kondisi daerah.

"Langkah awal yang kita lakukan adalah membentuk tim bersama untuk mengkaji dari awal agar proses ini dapat berjalan dengan baik," katanya.

Munafri berharap pembahasan tersebut dapat berlanjut menjadi langkah konkret dalam meningkatkan pelayanan transportasi publik di Makassar.

"Kami sangat berharap proyek ini bisa menjadi kenyataan di Kota Makassar," tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Muhammad Rheza, mengatakan pertemuan tersebut difokuskan untuk mendengarkan pemaparan Transjakarta mengenai pengalaman dan sistem layanan bus yang telah diterapkan di Jakarta.

Menurutnya, Transjakarta menawarkan peluang kerja sama dengan Pemerintah Kota Makassar dalam penyediaan layanan transportasi publik. Namun, pembahasan masih berada pada tahap awal dan belum mengarah pada penentuan bentuk kerja sama maupun operasional layanan.

"Kita masih mempelajari paparan mereka, apakah ada kesesuaian dengan kebutuhan Makassar atau tidak. Selanjutnya akan dibahas kembali pada pertemuan berikutnya. Mudah-mudahan konsep tersebut dapat diterapkan di Makassar," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....