Pemberian MMS Multivitamin Ibu Hamil Dukung Pencegahan Anemia dan Stunting
- 07 Agt 2026 14:59 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID,Makassar — Pemberian Multiple Micronutrient Supplement (MMS) atau multivitamin bagi ibu hamil menjadi salah satu upaya penting pemerintah dalam meningkatkan kesehatan ibu dan janin. Hal tersebut dibahas dalam program Indonesia Sehat di PRO1 RRI Makassar, Jumat (7/8/2026), dengan menghadirkan narasumber Yani Ringan Runde, Penelaah Teknis Kebijakan Staf Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi, dipandu host Arfan Yusri.
Dalam dialog tersebut, Yani menjelaskan bahwa MMS merupakan suplemen yang mengandung berbagai vitamin dan mineral penting yang dibutuhkan ibu hamil selama masa kehamilan. Menurutnya, kebutuhan zat gizi ibu hamil meningkat seiring pertumbuhan janin sehingga diperlukan dukungan nutrisi yang cukup dan seimbang. “MMS mengandung lebih dari satu jenis mikronutrien, seperti zat besi, asam folat, vitamin A, vitamin D, seng, dan berbagai vitamin lainnya yang dibutuhkan untuk mendukung kesehatan ibu dan tumbuh kembang janin,” ujar Yani dalam siaran tersebut.
Ia menambahkan, pemberian MMS bertujuan membantu mencegah anemia pada ibu hamil, menurunkan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah, serta mendukung perkembangan janin yang optimal. Menurutnya, anemia pada kehamilan masih menjadi masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian serius karena dapat berdampak pada ibu maupun bayi.
“Ibu hamil yang mengalami anemia berisiko mengalami kelelahan, komplikasi saat persalinan, bahkan dapat memengaruhi pertumbuhan janin. Karena itu, konsumsi MMS secara teratur sangat dianjurkan sesuai petunjuk tenaga kesehatan,” katanya.
Yani juga menekankan bahwa MMS bukan pengganti makanan bergizi. Ia mengingatkan ibu hamil tetap harus mengonsumsi makanan beragam yang mengandung protein, sayur, buah, dan sumber zat besi agar kebutuhan gizi harian dapat terpenuhi dengan baik.
Terkait akses masyarakat, Yani menjelaskan bahwa ibu hamil dapat memperoleh MMS melalui fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah seperti puskesmas, pustu, posyandu, dan jejaring pelayanan kesehatan lainnya yang bekerja sama dengan dinas kesehatan. Suplemen tersebut diberikan dalam rangka pelayanan kesehatan ibu hamil dan biasanya disalurkan saat pemeriksaan kehamilan atau kegiatan posyandu.
“Masyarakat tidak perlu khawatir karena MMS tersedia melalui fasilitas kesehatan pemerintah. Ibu hamil cukup melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin agar dapat memperoleh suplemen dan pendampingan dari tenaga kesehatan,” jelasnya.
Selain itu, ia mengajak keluarga, khususnya suami, untuk ikut mendukung kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi suplemen yang diberikan fasilitas kesehatan. Menurutnya, dukungan keluarga sangat berpengaruh terhadap kedisiplinan ibu hamil dalam menjalani program kesehatan selama kehamilan. Di akhir dialog, Yani berharap semakin banyak ibu hamil yang memahami manfaat MMS, rutin memeriksakan kehamilannya, dan memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia agar kesehatan ibu dan bayi dapat terjaga serta upaya pencegahan stunting dapat dilakukan sejak masa kehamilan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....