KKS x DIGIFEST 2026 Ditutup, Catat Komitmen Pembiayaan Rp18,27 Miliar

  • 02 Agt 2026 19:56 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Rangkaian Karya Kreatif Sulawesi Selatan (KKS) dan South Sulawesi Digital Festival (DIGIFEST) Presents Wastra Heritage Market (WHM) 2026 resmi ditutup di Mal Ratu Indah Makassar, Minggu 2 Agustus 2026. Selama enam hari pelaksanaan, kegiatan tersebut berhasil mencatat komitmen pembiayaan UMKM sebesar Rp18,27 miliar serta nilai transaksi penjualan lebih dari Rp1,35 miliar.

Penutupan dilakukan oleh Staf Ahli Gubernur Sulawesi Selatan Bidang Ekonomi Kerakyatan, Dr. Since Erna Lamba, bersama Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Bayu Martanto. Kegiatan ini melibatkan sekitar 100 pelaku UMKM dari sektor wastra, fesyen, kriya, dan kuliner.

Selama penyelenggaraan, lebih dari 8.000 pengunjung hadir secara langsung mengikuti berbagai rangkaian kegiatan. Selain pameran produk UMKM, KKS x DIGIFEST 2026 menghadirkan beragam agenda seperti fashion show, workshop, talkshow, business matching, lomba desain motif wastra Sulsel, hingga kompetisi digital berbasis QRIS, termasuk modern dance, e-sport Mobile Legends, content creator, stand-up competition, dan lomba mewarnai.

Dari sisi penguatan akses pembiayaan, kegiatan business matching menghasilkan komitmen pembiayaan senilai Rp18,27 miliar. Rinciannya, Bank Mandiri memberikan komitmen sebesar Rp12,18 miliar, sedangkan Bank Sulselbar sebesar Rp6,09 miliar untuk mendukung pengembangan UMKM potensial di Sulawesi Selatan.

Tingginya minat masyarakat terhadap produk lokal juga tercermin dari nilai transaksi penjualan yang menembus lebih dari Rp1,35 miliar hingga penutupan acara. Sementara itu, penggunaan sistem pembayaran digital melalui QRIS semakin mendominasi transaksi non-tunai dengan volume mencapai lebih dari 10 ribu transaksi.

Tidak hanya mendorong transaksi ekonomi, kegiatan ini juga memperluas pemanfaatan QRIS dalam keuangan sosial syariah. Melalui kerja sama Bank Indonesia Sulawesi Selatan dengan Dompet Dhuafa, program wakaf produktif berbasis QRIS berhasil menghimpun dana Rp29 juta untuk mendukung pekarangan pangan terpadu bagi pemberdayaan ibu rumah tangga.

Selain itu, donasi digital melalui QRIS pada booth edukasi Bank Indonesia dan sistem voting peserta lomba berhasil mengumpulkan dana belasan juta rupiah melalui sekitar 5.100 transaksi. Dana tersebut akan disalurkan untuk berbagai kegiatan sosial.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Bayu Martanto, mengatakan capaian tersebut menunjukkan semakin kuatnya sinergi antara pemerintah, perbankan, pelaku usaha, dan masyarakat dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif serta digitalisasi di Sulawesi Selatan. "KKS x DIGIFEST bukan hanya menjadi ajang promosi produk unggulan daerah, tetapi juga menjadi wadah memperluas akses pasar, pembiayaan, dan adopsi pembayaran digital bagi UMKM. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan," ujarnya.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Sulawesi Selatan Bidang Ekonomi Kerakyatan, Dr. Since Erna Lamba, mengapresiasi penyelenggaraan KKS x DIGIFEST 2026 yang dinilai berhasil mempertemukan pelaku UMKM dengan dunia usaha, perbankan, serta masyarakat. "Keberhasilan penyelenggaraan KKS x DIGIFEST menunjukkan bahwa produk lokal Sulawesi Selatan memiliki daya saing yang tinggi. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan terus mendukung penguatan UMKM melalui kolaborasi bersama Bank Indonesia dan seluruh pemangku kepentingan," katanya.

Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan turut mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, perbankan, asosiasi, komunitas kreatif, media, dan pelaku UMKM yang telah berkolaborasi menyukseskan KKS x DIGIFEST 2026. Ke depan, sinergi tersebut akan terus diperkuat guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, berkelanjutan, serta mempercepat digitalisasi ekonomi di Sulawesi Selatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....