Musdes Majannang Jadi Ruang Warga Tentukan Arah Pembangunan 2027

  • 31 Jul 2026 21:11 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Maros - Pemerintah Desa Majannang, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, mulai mematangkan arah pembangunan desa untuk tahun 2027. Melalui Musyawarah Desa (Musdes), pemerintah desa bersama masyarakat menyatukan berbagai aspirasi sekaligus membahas penguatan kelembagaan ekonomi melalui pembentukan pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Musdes Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027 yang dirangkaikan dengan Musdes Pembentukan Pengurus BUMDes tersebut digelar di Kantor Desa Majannang, Jumat 31 Juli 2026. Forum ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung kebutuhan dan usulan pembangunan yang dianggap paling penting bagi desa.

Setiap masukan dihimpun untuk menjadi bahan penyusunan program prioritas dalam RKPDes 2027. Selain membahas rencana pembangunan, pembentukan pengurus BUMDes menjadi agenda penting dalam musyawarah.

BUMDes diharapkan tidak sekadar menjadi lembaga usaha, tetapi mampu mengelola potensi desa menjadi sumber ekonomi baru yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Musyawarah dihadiri Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Maros Baru, Hasdar, L., SE, Pj Kepala Desa Majannang Muh. Takbir, Ketua dan anggota BPD, perangkat desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, para kepala dusun, ketua RT, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, hingga kader PKK.

Ketua BPD Desa Majannang, Saenal Sallang, mengatakan Musdes merupakan bagian penting dari demokrasi di tingkat desa karena memberikan ruang kepada masyarakat untuk menentukan sendiri arah pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. “Musyawarah desa ini menjadi wadah bagi seluruh elemen masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan gagasannya. RKPDes Tahun 2027 harus lahir dari kebutuhan riil masyarakat, sementara pembentukan pengurus BUMDes diharapkan mampu menghadirkan pengelolaan usaha desa yang profesional, transparan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar Saenal.

Menurutnya, perencanaan pembangunan yang disusun melalui proses partisipatif akan membuat program desa lebih tepat sasaran. Masyarakat juga memiliki ruang untuk ikut mengawal pelaksanaan program yang telah disepakati bersama.

Sementara itu, Pj Kepala Desa Majannang, Muh. Takbir, mengajak seluruh masyarakat mempertahankan budaya gotong royong dalam mendukung berbagai program pembangunan. “Kami berharap seluruh program yang nantinya tertuang dalam RKPDes Tahun 2027 benar-benar menjadi prioritas masyarakat dan dapat direalisasikan secara bertahap. Begitu pula dengan BUMDes, kami berharap kepengurusan yang terbentuk mampu mengembangkan potensi desa sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Majannang,” katanya.

Takbir menilai keberhasilan pembangunan desa tidak hanya bergantung pada pemerintah desa. Dukungan masyarakat dan kolaborasi seluruh unsur menjadi faktor penting agar setiap program dapat berjalan sesuai target.

Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Maros Baru, Hasdar, L., SE, turut mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam proses perencanaan tersebut. Menurutnya, partisipasi warga merupakan salah satu kunci agar pembangunan yang direncanakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Musyawarah desa merupakan tahapan penting dalam penyusunan RKPDes. Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci agar program pembangunan tepat sasaran. Selain itu, BUMDes harus dikelola secara profesional, akuntabel, dan inovatif sehingga mampu menjadi penggerak ekonomi desa serta memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Desa,” ungkap Hasdar.

Musyawarah berlangsung dalam suasana kondusif. Berbagai usulan masyarakat berhasil dihimpun untuk selanjutnya menjadi bahan dalam penyusunan RKPDes 2027. Di sisi lain, pembentukan kepengurusan BUMDes diharapkan menjadi titik awal bagi pengelolaan potensi ekonomi Desa Majannang yang lebih produktif.

Dengan tata kelola yang transparan dan inovatif, BUMDes diharapkan mampu menciptakan aktivitas ekonomi baru sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat. Musdes tersebut pada akhirnya bukan hanya menghasilkan daftar usulan pembangunan maupun kepengurusan BUMDes.

Lebih dari itu, forum tersebut menjadi ruang untuk menyatukan komitmen pemerintah desa dan masyarakat dalam membangun Majannang secara bersama-sama. Dengan perencanaan yang partisipatif, pengelolaan ekonomi yang profesional, serta semangat gotong royong yang terus dijaga, Desa Majannang menatap pembangunan 2027 dengan harapan mampu menciptakan desa yang semakin mandiri, produktif, dan sejahtera.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....