Disbudpar Sulsel Yakin Geopark Maros-Pangkep Tetap Kantongi Green Card UNESCO
- 31 Jul 2026 19:29 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Maros - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan bahwa status UNESCO Global Geopark (UGGp) Maros-Pangkep bukan sekadar pengakuan internasional, tetapi juga menjadi motor penggerak promosi, pengembangan destinasi, hingga pertumbuhan industri pariwisata di Sulawesi Selatan. Kepala Bidang Promosi dan Pengembangan Industri Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sulsel, Andi Zulkarnaen, mengatakan pengakuan dari UNESCO memberikan dampak besar terhadap citra destinasi wisata di mata dunia.
"Status UNESCO ini memiliki nilai yang sangat tinggi, bukan hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional. Dari sisi branding, pengakuan tersebut meningkatkan kepercayaan wisatawan untuk berkunjung ke Geopark Maros-Pangkep," ujarnya.
Menurut Andi Zulkarnaen, di era digital saat ini, status UNESCO juga menjadi sarana promosi yang sangat efektif. Publikasi di media sosial maupun berbagai platform digital semakin memperkuat posisi Geopark Maros-Pangkep sebagai destinasi wisata unggulan Sulawesi Selatan.
Tak hanya itu, pengakuan UNESCO juga membuka peluang lahirnya berbagai paket wisata berbasis geopark, sekaligus mendorong penyelenggaraan kegiatan bertaraf internasional. Salah satu contohnya adalah Geopark Run yang kini menjadi bagian dari promosi kawasan geopark.
Dari sisi pembangunan, lanjutnya, keberadaan UNESCO Global Geopark turut membuka peluang dukungan anggaran pemerintah. Bahkan, Kementerian Dalam Negeri telah menyediakan mata anggaran khusus untuk pengembangan taman bumi atau geopark sehingga memudahkan pemerintah daerah dalam menyusun program dan pembangunan infrastruktur pendukung.
Ia menambahkan, keberhasilan geopark juga bergantung pada pengelolaan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat. "Ketika geopark berkembang, industri pariwisata juga ikut tumbuh. Jasa pemandu wisata, hotel, restoran, akomodasi hingga pelaku UMKM akan ikut merasakan manfaatnya," jelasnya.
Terkait proses revalidasi UNESCO yang saat ini berlangsung, Andi menilai evaluasi empat tahunan tersebut merupakan momentum positif untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan kawasan. Menurutnya, apabila masih terdapat kekurangan, UNESCO akan memberikan rekomendasi perbaikan, sehingga pengelola memiliki kesempatan untuk terus menyempurnakan pengelolaan sesuai standar internasional.
Dengan dukungan seluruh stakeholder dan komitmen yang terus terjaga, Disbudpar Sulsel optimistis UNESCO Global Geopark Maros-Pangkep mampu mempertahankan Green Card pada proses revalidasi tahun ini. "Kami berharap status Green Card tetap dipertahankan. Yang terpenting, seluruh rekomendasi dari asesor UNESCO menjadi bahan evaluasi agar pengelolaan geopark semakin baik. Kami juga ingin semakin banyak pihak terlibat untuk bersama-sama menjaga warisan dunia ini," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....