Mahasiswa KKN-PK Unhas Edukasi Bahaya Pestisida kepada Petani di Desa Ajubissue
- 29 Jul 2026 20:26 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID,Sidrap - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Hasanuddin menggelar program “Tani Sehat, Tani Selamat” berupa edukasi bahaya zat kimia pestisida dan pentingnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi petani di Desa Ajubissue, Kabupaten Sidenreng Rappang, Rabu (29/7/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 15.30 WITA tersebut diikuti 25 petani.
Selain itu, kegiatan turut dihadiri Kepala Desa Ajubissue, kader Posyandu, bidan desa, tokoh masyarakat, Imam Desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta para kepala dusun. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran petani mengenai bahaya paparan zat kimia pestisida serta pentingnya penggunaan APD sebagai upaya promotif dan preventif dalam penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di sektor pertanian.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta. Selanjutnya, mahasiswa memberikan edukasi mengenai jenis-jenis pestisida, jalur masuk racun ke dalam tubuh, dampak kesehatan akibat paparan pestisida, serta kebiasaan yang berisiko meningkatkan kemungkinan terjadinya keracunan. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui presentasi, video edukasi, serta sesi diskusi dan tanya jawab.
Untuk memperkuat pemahaman peserta, kegiatan dilanjutkan dengan kuis interaktif berhadiah mengenai bahaya pestisida dan pentingnya penggunaan APD saat bekerja di sawah maupun kebun. Sebagai bentuk evaluasi, peserta kembali mengikuti post-test untuk mengetahui peningkatan pemahaman setelah menerima materi.
Penanggung jawab kegiatan, Nurul Azisah Jalamani, mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin, mengatakan edukasi tersebut diharapkan tidak hanya menambah pengetahuan petani, tetapi juga membangun kebiasaan menggunakan APD secara konsisten. “Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman petani mengenai bahaya zat kimia pestisida dan pentingnya menggunakan alat pelindung diri secara lengkap saat bertani. Edukasi ini diharapkan tidak berhenti pada bertambahnya pengetahuan saja, tetapi juga mendorong terbentuknya kebiasaan aman dalam bertani sehingga risiko keracunan pestisida dapat diminimalkan,” ujarnya.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin, Pemerintah Desa Ajubissue, serta tokoh dan kader masyarakat, program “Tani Sehat, Tani Selamat” diharapkan dapat mendukung penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di sektor pertanian sekaligus menekan risiko keracunan pestisida. Program ini juga menjadi bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mewujudkan petani yang sehat, aman, dan produktif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....