Dinas Koperasi Makassar Dorong Transformasi Digital Koperasi

  • 10 Jul 2026 09:29 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Makassar menegaskan komitmennya mempercepat transformasi digital koperasi melalui Seminar Nasional Pengembangan dan Pengelolaan Koperasi dalam rangka Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Claro Makassar, Kamis, 9 Juli 2026 dengan mengangkat tema "Transformasi Koperasi Modern: Mewujudkan Koperasi Sehat, Digital, dan Berdaya Saing Global".

Seminar diikuti pengurus koperasi se-Kota Makassar, akademisi, serta praktisi perkoperasian. Kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkuat kapasitas pengurus koperasi dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi dan persaingan ekonomi yang semakin kompetitif.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, Arlin Ariesta mengatakan koperasi harus mampu meninggalkan pola pengelolaan lama dan mulai bertransformasi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya bukan cuma jargon di Hari Koperasi Nasional. Koperasi hari ini tidak bisa lagi jalan dengan cara-cara lama. Kita harus berani berbenah, memperkuat tata kelola, dan merangkul teknologi digital," ujar Arlin.

Melalui seminar ini, Arlin berharap semakin banyak koperasi yang mampu menerapkan tata kelola modern, memanfaatkan teknologi digital, serta meningkatkan daya saing sehingga dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.

Pada sesi pertama seminar, Kepala BBPSDMP Komdigi Makassar, Baso Saleh, menjelaskan konektivitas digital merupakan fondasi utama dalam membangun koperasi modern. Digitalisasi dinilai mampu meningkatkan efisiensi pelayanan, transparansi, dan akuntabilitas organisasi.

Pandangan tersebut diperkuat oleh Ketua Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Bakti Huria, Andi Amri yang memaparkan pemanfaatan teknologi menjadi solusi untuk memperkuat tata kelola sekaligus meningkatkan daya saing koperasi di tengah perubahan ekonomi digital. "Transformasi digital bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan agar koperasi mampu bertahan, berkembang, dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada anggotanya," tegas Andi Amri.

Adapun selain membahas transformasi digital, seminar juga menjadi ruang diskusi bagi para pengurus koperasi untuk bertukar pengalaman mengenai pengelolaan organisasi, penguatan sumber daya manusia, hingga strategi menghadapi tantangan usaha di era digital. Peserta memanfaatkan sesi tanya jawab untuk menggali berbagai solusi yang dapat diterapkan dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan koperasi kepada anggota.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....