Menteri LH Sebut Pemilahan Sampah dari Rumah Jadi Langkah Ideal

  • 05 Agt 2026 17:38 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Moh. Jumhur Hidayat, menyebut kebijakan Pemerintah Kota Makassar yang mendorong pemilahan sampah dari rumah merupakan langkah ideal dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Pernyataan tersebut disampaikan Jumhur saat meninjau progres pembenahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa menuju sistem sanitary landfill bersama Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Kecamatan Manggala, Rabu 5 Agustus 2026.

Menurut Jumhur, sistem pengelolaan sampah yang ideal menempatkan TPA hanya sebagai lokasi akhir bagi sampah residu atau sampah yang sudah tidak dapat dimanfaatkan kembali. Meski demikian, ia mengakui untuk mencapai kondisi tersebut dibutuhkan proses dan konsistensi.

"Yang paling ideal memang yang masuk ke TPA hanya residu, walaupun mencapai 100 persen itu tidak mudah," kata Jumhur.

Ia menjelaskan, keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya ditentukan oleh pembenahan di TPA, tetapi juga oleh penguatan pengelolaan sampah sejak dari sumber. Karena itu, pengelolaan di kawasan permukiman, bank sampah, dan TPS 3R harus terus diperkuat agar volume sampah yang masuk ke TPA semakin berkurang.

"Kalau di perumahan dan TPS 3R sudah diperkuat, maka beban yang masuk ke TPA akan semakin kecil. Itu yang harus terus dilakukan," ujarnya.

Jumhur menambahkan, kebijakan pemilahan sampah dari rumah yang diterapkan Pemerintah Kota Makassar menjadi bagian penting dari transformasi TPA Tamangapa menuju sistem sanitary landfill. Menurutnya, implementasi kebijakan tersebut perlu terus disempurnakan agar hanya sampah residu yang berakhir di TPA.

"Masih ada sampah organik dan nonorganik yang bercampur. Karena itu pemilahannya harus terus disempurnakan," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....