Revalidasi Kian Dekat, Geopark Maros-Pangkep Perkuat Kolaborasi
- 06 Jul 2026 08:49 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Menjelang proses revalidasi UNESCO, pengelola Geopark Maros-Pangkep terus mematangkan berbagai persiapan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan di kawasan geopark. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap elemen memahami peran dan tanggung jawabnya saat tim asesor melakukan proses penilaian di lapangan.
General Manager Geopark Maros-Pangkep, Dedi Irfan Bachri, mengatakan keberhasilan revalidasi tidak hanya bergantung pada pengelola, tetapi juga ditentukan oleh sinergi pemerintah, masyarakat, akademisi, hingga pelaku usaha lokal. Menurutnya, seluruh pihak harus bekerja sesuai matriks tugas yang telah disusun agar seluruh indikator penilaian dapat terpenuhi dengan baik.
"Semua pihak itu harus bekerja dengan matriksnya masing-masing. Jadi semua pihak mengambil peran sampai di level paling tapak, di desa dan masyarakat," ujar Dedi Irfan Bachri saat menjelaskan kesiapan menghadapi revalidasi Geopark Maros-Pangkep, Senin, 6 Juli 2026.
Ia menuturkan, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu aspek penting karena asesor tidak hanya menilai kondisi geosite, tetapi juga melihat sejauh mana pemahaman warga terhadap konsep geopark. "Kolaborasi di semua level menjadi kunci agar nilai-nilai geopark benar-benar dipahami dan dijalankan oleh masyarakat," katanya.
Irfan menjelaskan, pengelola Geopark Maros-Pangkep memiliki tanggung jawab menggerakkan tiga fungsi utama geopark, yakni edukasi, konservasi, serta pengembangan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan. Ketiga aspek tersebut harus berjalan secara seimbang agar manfaat geopark dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di sekitar kawasan.
Menurutnya, penguatan edukasi terus dilakukan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan sekolah, komunitas, pemerintah desa, dan pelaku UMKM. "Tugas utama kami adalah memastikan fungsi edukasi, konservasi, dan pengembangan ekonomi berjalan bersama sehingga keberadaan geopark benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," ungkap Irfan.
Selain memperkuat koordinasi antarinstansi, pengelola juga terus mendorong keterlibatan masyarakat di tingkat desa. Langkah tersebut dinilai penting karena asesor UNESCO nantinya akan berinteraksi langsung dengan warga untuk mengetahui sejauh mana pemahaman mereka mengenai konsep dan manfaat Geopark Maros-Pangkep.
Irfan optimistis proses revalidasi dapat berjalan dengan baik apabila seluruh pihak mampu menjaga semangat kolaborasi yang telah dibangun selama ini. "Kami berharap semua elemen tetap bersinergi sehingga Geopark Maros-Pangkep dapat mempertahankan pengakuan dunia sekaligus terus menjadi kawasan yang mengedepankan konservasi, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....