YPMIC Soroti Krisis Iklim Global dan Dampaknya terhadap Kesehatan

  • 06 Jun 2026 11:07 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Founder Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Cerdas (YPMIC) Makassar, Nur Hidayah, mengingatkan dunia sedang menghadapi krisis iklim yang semakin mengkhawatirkan. Menurutnya, tahun 2025 tercatat sebagai bagian dari periode terpanas dalam sejarah modern, dengan suhu global yang terus meningkat dan mendekati ambang batas yang dinilai sangat berbahaya bagi kehidupan manusia maupun lingkungan.

Nur Hidayah menjelaskan kenaikan suhu bumi telah mencapai sekitar 1,43 derajat Celcius dibandingkan era pra-industri. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena berbagai negara berupaya mencegah kenaikan suhu global menembus angka 2 derajat Celcius yang berpotensi memicu dampak yang lebih luas dan sulit dikendalikan.

“Tahun 2025 tercatat sebagai salah satu periode terpanas. Saya pikir kita semua sudah merasakannya. Saat ini kenaikan suhu bumi sudah mencapai sekitar 1,43 derajat Celcius. Yang kita khawatirkan adalah jika mencapai 2 derajat Celcius. Itu yang harus dicegah karena dampaknya akan jauh lebih besar bagi kehidupan di bumi,” ujar Nur Hidayah yang juga seorang Akademisi dari UIN Alauddin Makassar saat menyampaikan paparannya pada Kegiatan Dialog Kerukunan bagi Tokoh Perempuan Lintas Agama di Hotel Sultan Alauddin Makassar, Jumat, 5 Juni 2026.

Ia menuturkan suhu panas yang terus meningkat telah memberikan dampak nyata terhadap berbagai ekosistem di dunia. Salah satunya adalah mencairnya es di wilayah Kutub Utara yang selama ini dikenal sebagai kawasan dengan lapisan es yang sangat tebal. Pencairan tersebut, menurutnya, menjadi salah satu indikator bahwa perubahan iklim terus berlangsung dan semakin sulit diabaikan.

Selain dampak global, Nur Hidayah menilai masyarakat juga dapat merasakan langsung konsekuensi krisis iklim di tingkat lokal. Di Kota Makassar misalnya, curah hujan yang tinggi dalam waktu singkat kerap memicu banjir di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya evaluasi dan penguatan sistem drainase perkotaan agar mampu menghadapi perubahan pola cuaca yang semakin ekstrem.

Menurutnya, tidak ada wilayah yang benar-benar dapat menghindari dampak krisis iklim. Kota Makassar sebagai daerah pesisir menghadapi risiko tambahan berupa ancaman kenaikan muka air laut, abrasi pantai, hingga gangguan terhadap kehidupan masyarakat yang bergantung pada kawasan pesisir.

“Kita tidak perlu melihat jauh. Di Makassar, hujan satu jam saja bisa menyebabkan banjir di beberapa titik. Ini menunjukkan bahwa kita harus mulai memikirkan kembali sistem drainase dan kesiapsiagaan kota. Tidak ada yang bisa menghindari krisis iklim, termasuk ancaman bagi wilayah pesisir seperti Makassar, krisis hidrologis, cuaca ekstrem, dan banjir yang terjadi secara tiba-tiba,” kata Nur Hidayah.

Lebih lanjut, Nur Hidayah yang memiliki latar belakang di bidang kesehatan menekankan bahwa krisis iklim tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga kesehatan masyarakat. Gelombang panas yang semakin sering terjadi dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit, termasuk stroke, gangguan kardiovaskular, hingga perubahan pola penyakit yang dipengaruhi oleh suhu ekstrem dan banjir berkepanjangan.

Ia juga menyoroti dampak krisis iklim terhadap kesehatan mental. Suhu yang terlalu panas dapat memengaruhi kondisi psikologis seseorang, memicu stres, gangguan emosi, hingga meningkatkan tingkat kemarahan dan ketidaknyamanan dalam aktivitas sehari-hari. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan baru yang perlu mendapat perhatian dalam upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

Ia berharap seluruh pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat, dapat memperkuat langkah-langkah pencegahan dan adaptasi terhadap krisis iklim. Ia menegaskan penanganan perubahan iklim tidak hanya bertujuan menjaga lingkungan, tetapi juga melindungi kesehatan, keselamatan, dan kualitas hidup masyarakat pada masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....