Harga Bahan Pokok di Maros Stabil, Tiga Komoditas Justru Mengalami Penurunan

  • 03 Jun 2026 07:20 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Maros - Pemerintah Kabupaten Maros memastikan harga kebutuhan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional dan pasar modern masih dalam kondisi stabil. Dari 32 komoditas yang dipantau, tidak ada satu pun yang mengalami kenaikan harga hingga awal Juni 2026.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Maros, Andi Syam Sophyan, mengatakan hasil pemantauan tim di lapangan menunjukkan kondisi pasokan dan harga bahan pokok relatif normal. “Alhamdulillah, rata-rata harga kebutuhan pokok masih normal. Dari 32 item yang kami pantau, tidak ada yang mengalami kenaikan harga. Justru ada tiga komoditas yang mengalami penurunan,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa 2 Juni 2026.

Tiga komoditas yang mengalami penurunan harga yakni cabai merah besar, cabai rawit merah, dan tomat. Harga cabai merah besar yang sebelumnya mencapai Rp60 ribu per kilogram pada 29 Mei 2026 kini turun menjadi Rp50 ribu per kilogram.

Sementara itu, cabai rawit merah yang sebelumnya dijual Rp50 ribu per kilogram kini turun menjadi Rp40 ribu per kilogram atau berkurang Rp10 ribu. Penurunan juga terjadi pada tomat yang sebelumnya berada di angka Rp20 ribu per kilogram dan kini menjadi Rp15 ribu per kilogram.

“Ketiga komoditas ini mengalami penurunan masing-masing dibandingkan hasil pemantauan sebelumnya. Ini menunjukkan kondisi pasokan cukup baik dan harga tetap terkendali,” jelasnya.

Terkait temuan harga gula putih yang dijual hingga Rp19 ribu per kilogram di sejumlah lokasi, Andi Syam menjelaskan bahwa harga gula pasir yang menjadi acuan pemerintah masih berada pada angka Rp17.500 per kilogram dan tidak mengalami perubahan sejak akhir Mei lalu.

Menurutnya, perbedaan harga tersebut kemungkinan berasal dari produk gula pasir non-Bulog yang memang memiliki harga lebih tinggi dibandingkan gula yang disalurkan pemerintah. “Kalau gula pasir yang menjadi acuan dalam survei kami, harganya tetap Rp17.500 per kilogram. Kemungkinan yang ditemukan lebih mahal itu adalah gula pasir yang bukan dikeluarkan oleh Bulog,” katanya.

Ia menegaskan, berdasarkan hasil pemantauan di sejumlah pasar di Kabupaten Maros, kondisi harga kebutuhan pokok hingga saat ini masih terkendali dan stabil. “Untuk sampai hari ini kami anggap kondisi harga bahan pokok di Maros masih normal dan stabil,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....