Pertamina Latih Gunakan APAR ke Warga Sekitar Operasional
- 27 Apr 2026 19:42 WIB
- Makassar
RRI. CO.ID, Makassar - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal (IT) Makassar menggelar pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) bagi masyarakat sekitar wilayah operasional, Senin, 27 April 2026. Kegiatan ini menyasar warga Ring 1 di Kelurahan Tamalabba dan Pattingalloang, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar. Pelatihan dilaksanakan di Komplek Dewa Kembar TNI AL Koarmada VI sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan.
Sebanyak 37 peserta dari berbagai kelompok binaan CSR ikut ambil bagian, mulai dari Kampung Safety, Bank Sampah, hingga pelaku usaha komunitas lokal. Tim Health, Safety, Security & Environment (HSSE) IT Makassar menghadirkan materi dasar terkait potensi kebakaran, penyebab, serta langkah penanganan awal. Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar turut memberikan penguatan materi dan praktik langsung di lapangan.
Shift Supervisor I HSSE IT Makassar, Fajry Adi Rahman, mengatakan pelatihan ini penting untuk membekali masyarakat dengan keterampilan dasar menghadapi situasi darurat.
“APAR sebenarnya mudah ditemukan di berbagai fasilitas, namun masih banyak yang belum memahami cara penggunaannya secara tepat. Melalui pelatihan ini, kami ingin masyarakat lebih siap dan sigap saat terjadi kebakaran,” ujarnya.
Peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga mempraktikkan langsung teknik pemadaman api menggunakan metode sederhana dan alat APAR.
Ketua RW 1 Tamalabba, Syamsinar, mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai memberikan manfaat nyata bagi warga. “Kami merasa sangat terbantu dengan pelatihan ini. Setidaknya warga memiliki pengetahuan dasar untuk mengantisipasi kebakaran di lingkungan permukiman,” katanya.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa edukasi keselamatan menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun ketahanan masyarakat sekitar wilayah operasi.
“Pertamina mendorong masyarakat memiliki kesiapan menghadapi potensi risiko di lingkungannya. Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga menumbuhkan budaya keselamatan bersama,” jelas Lilik.
Selain itu, program ini juga selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 11 tentang kota dan permukiman berkelanjutan.
Ke depan, IT Makassar berkomitmen menghadirkan program pemberdayaan yang berfokus pada aspek keselamatan, lingkungan, dan keberlanjutan bagi masyarakat sekitar wilayah operasional.(*)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....